Demi Pangkas Subsidi, Pemerintah Siapkan Transisi dari Kompor Gas ke Kompor Listrik Mulai 2027

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (7/11/2025). (Sumber: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah bersiap mengulirkan kembali kebijakan transisi penggunaan kompor gas ke kompor listrik atau induksi bagi sektor rumah tangga mulai 2027.

Langkah tersebut diambil sebagai upaya menekan lonjakan beban subsidi energi nasional serta mengikis tingkat ketergantungan terhadap impor gas LPG.

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan pengalihan ini menyasar pemakaian harian di tingkat masyarakat.

"Rumah tangga ini masih masak menggunakan LPG, kita ganti dengan kompor listrik, kompor induksi," kata Eddy di Jakarta, Selasa (21/7/2026) dikutip dari Antara. 

Baca Juga: Bahlil Usul Anggaran Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Ini Alasannya

Menurut Eddy, rencana konversi energi tersebut telah resmi masuk dalam peta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Pengawalan ketat terhadap regulasi ini terus dilakukan demi memastikan efisiensi anggaran dan keberlanjutan transisi dari energi fosil ke listrik.

Besarnya nilai subsidi energi yang harus ditanggung kas negara menjadi pendorong utama di baliknya. Alokasi APBN untuk menyokong subsidi BBM hingga listrik menembus angka ratusan triliun rupiah.

"Perhitungan kami subsidi kompensasi termasuk subsidi listrik itu kurang lebih Rp390 triliun sebelum permasalahan perang yang ada di Timur Tengah," ucap Eddy.

Langkah reformasi subsidi dianggap makin mendesak lantaran penyalurannya dinilai kerap meleset dari sasaran. Eddy mengeklaim sejumlah kajian bahkan mencatat sekitar 63 persen porsi subsidi energi justru dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu.

Penulis : Gilang Romadhan Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • Kompor Listrik
  • Konversi LPG ke Listrik
  • Subsidi Energi
  • Kementerian ESDM
  • Eddy Soeparno
  • Bahlil Lahadalia
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Gelar Rapat Paripurna Pengesahan RUU PFII, 291 Anggota Hadir
• 14 jam laludetik.com
thumb
IHSG Menguat 108 Poin, Investor Bidik Saham Indonesia yang Dinilai Murah
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
TelkomGroup Perkuat Konektivitas Digital Indonesia Lewat Sistem Kabel Laut NCC
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Kapolda Riau Lantik Kabid Humas Baru Kombes Akmadi
• 12 jam laludetik.com
thumb
BMKG Prakirakan Puncak Kemarau di Sulut Terjadi Agustus-September 2026
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.