Ibu Lamine Yamal Ceritakan Perjuangannya Membesarkan Sang Bintang di Apartemen Sempit Sambil Kerja di Restoran Cepat Saji

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com – Nama wonderkid FC Barcelona Lamine Yamal terus digadang-gadang sebagai calon peraih Ballon d'Or usai tampil fenomenal bersama Timnas Spanyol di ajang Piala Dunia 2026.

Meski baru menginjak usia 19 tahun, aksinya sukses membawa La Furia Roja merengkuh takhta juara dunia usai menundukkan Argentina 1-0 di partai final.

Di balik kejayaan spektakuler Yamal di atas lapangan hijau, perhatian publik sepak bola dunia kini tertuju pada sosok sang ibu kandung Sheila Ebana.

Lamine Yamal memeluk sang ibunda Sheila Ebana
Sumber :
  • Instagram @sheila_ebana

Kisah perjuangan hidup Sheila yang membesarkan Yamal dalam serba keterbatasan hingga menjadi pesepak bola termahal dunia sukses menguras air mata jutaan penggemar.

Tak hanya itu, Sheila juga dikenal sebagai sosok kunci di balik foto legendaris nan ikonik ketika megabintang Lionel Messi menggendong sekaligus memandikan bayi Lamine Yamal—sebuah momen bersejarah yang kini dikenang sebagai simbol estafet dua generasi emas dunia.

Dibesarkan di Apartemen Sempit dan Mantan Pegawai Fast Food

Sheila Ebana merupakan wanita berdarah Guinea Khatulistiwa (Equatorial Guinea). Ia merantau ke wilayah Catalonia, Spanyol, sejak masih kecil.

Di sana, ia bertemu Mounir Nasraoui (pria asal Maroko) dan melahirkan Lamine Yamal pada 13 Juli 2007 saat keduanya masih berusia sangat muda.

Namun, hubungan keduanya tak bertahan lama dan memutuskan berpisah saat Yamal baru berusia tiga tahun.

Sejak saat itu, Yamal dibesarkan sepenuhnya oleh Sheila di kawasan Granollers, sekitar 30 menit dari kota Barcelona.

Perjalanan hidup Sheila jauh dari kata mewah. Demi membanting tulang memenuhi kebutuhan harian dan mendukung impian sang putra, Sheila rela bekerja keras sebagai pegawai di salah satu restoran cepat saji (fast food).

Pengorbanan luar biasa sang ibu akhirnya terbayar tuntas ketika bakat emas Yamal berhasil menembus akademi ternama FC Barcelona, La Masia, di usia 12 tahun, hingga akhirnya menembus tim utama hanya dalam kurun waktu tiga tahun.

"Saya berasal dari apartemen kecil, tempat dapur dan kamar tidur berada di ruangan yang sama," kenang Lamine Yamal, sebagaimana dikutip dari Indulge Express, Selasa (21/7/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Berhasil Dicegah
• 8 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Berita Populer: Produksi 300 Ribu Unit Isuzu; Penjualan BEV Naik Drastis
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Nelayan Temukan Jenazah di Perairan Pangkep, Diduga Korban KM Nurul Salsa yang Hanyut
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
19 Siswa SD di Blora Diduga Keracunan MBG, Susu Sempat Meledak dan Berbau tak Sedap
• 43 menit lalurepublika.co.id
thumb
Nasib Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK Usai Nobar Piala Dunia
• 18 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.