Honda Incar Pasar Motor Listrik Rp16 Jutaan

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Hanoi, VIVA – Honda mulai memperlihatkan keseriusannya dalam menggarap pasar motor listrik di Asia Tenggara. Bukan hanya memperluas lini produk, pabrikan asal Jepang itu juga dikabarkan tengah menyiapkan model dengan harga yang lebih terjangkau agar bisa menjangkau konsumen massal.

Disadur VIVA Otomotif dari RideApart, Selasa 21 Juli 2026, Honda berencana memindahkan produksi skuter listrik UC3 dari Thailand ke pabriknya di Provinsi Phu Tho, Vietnam. Produksi lokal disebut bisa dimulai pada September mendatang.

Baca Juga :
Punya Skuad Bertabur Pemain Bintang, Timnas Indonesia Dapat Peringatan Ini dari Media Vietnam
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF 2026, Thom Haye Tegaskan Target Skuad Garuda

Langkah tersebut dinilai bukan sekadar relokasi fasilitas produksi. Honda juga disebut sedang menyiapkan strategi untuk menghadirkan motor listrik yang mampu bersaing di segmen harga terjangkau, pasar yang saat ini berkembang pesat di Vietnam.

Menurut laporan tersebut, Honda membidik harga jual di bawah 30 juta dong atau setara sekitar Rp18 jutaan. Kisaran harga itu dipilih agar mampu bersaing dengan motor listrik yang sudah lebih dulu populer di Vietnam, termasuk produk-produk dari VinFast.

Selama ini Honda dikenal sukses membangun pasar melalui sepeda motor dengan harga terjangkau dan biaya operasional rendah. Strategi serupa tampaknya ingin diterapkan kembali pada era kendaraan listrik dengan menghadirkan produk yang mudah dijangkau masyarakat.

UC3 sendiri hadir sebagai skuter listrik untuk penggunaan harian di kawasan perkotaan. Motor ini menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) dengan motor listrik bertenaga sekitar 6 kW dan diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 122 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Spesifikasi tersebut membuat UC3 berada di kelas yang setara dengan skuter bensin bermesin sekitar 110 cc. Artinya, motor ini memang disiapkan sebagai kendaraan mobilitas sehari-hari, bukan produk premium.

Vietnam dipilih karena menjadi salah satu pasar roda dua terbesar di dunia dengan tingkat adopsi motor listrik yang terus meningkat. Data yang dikutip RideApart menyebut VinFast berhasil menjual lebih dari 406 ribu motor listrik dan sepeda listrik sepanjang 2025, menunjukkan permintaan pasar yang terus tumbuh.

Selain memangkas rantai pasok, produksi lokal juga memungkinkan Honda menekan biaya produksi sekaligus mempercepat distribusi. Pengalaman tersebut nantinya dapat diterapkan di negara berkembang lain yang memiliki karakter pasar serupa.

Baca Juga :
Capek-capek John Herdman Panggil Pemain Naturalisasi untuk Piala AFF 2026, Media Vietnam Malah Remehkan Timnas Indonesia
Diperkuat 2 Striker Naturalisasi, Legenda Vietnam Pede Pertahankan Gelar Piala AFF
VinFast Punya Empat Calon Motor Listrik Baru untuk Indonesia

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lowongan Kerja Kemenkes 2026, 2 Posisi Ini yang Dicari
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
RI Punya 93 Proyek Hidrogen Senilai Rp32 Triliun, Fokus di Transportasi hingga Kelistrikan
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Tak Jadi Dibubarkan? Purbaya Ungkap Sederet Perbaikan di Bea Cukai
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Terbitkan Panda Bond pada 23 Juli 2026, Target Raup USD 1 Miliar
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Cari Titik Temu soal Pengembangan Gas Andaman dan Kepentingan Aceh
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.