Militer Iran melancarkan serangan terbaru ke sejumlah negara di kawasan Timur Tengah. Kali ini rudal dan drone Iran diarahkan ke wilayah Kuwait dan Bahrain.
"Iran terus melanjutkan pendekatan permusuhan yang sistematis melalui serangan-serangan kriminal yang menargetkan warga sipil di Kerajaan Bahrain," demikian pernyataan Komando Umum Angkatan Pertahanan Bahrain dilansir CNN, Selasa (21/7/2026).
Pihak Bahrain mengatakan sistem pertahanan udara mereka telah siaga. Serangan udara dari Iran berhasil dicegat.
"Sistem pertahanan udara Angkatan Pertahanan Bahrain telah menghadapi, mencegat, dan menghancurkan sejumlah serangan udara Iran yang berbahaya hari ini," lanjut pernyataan tersebut.
Dilansir AFP, serangan udara dari Iran juga terjadi di wilayah Kuwait. Angkatan bersenjata Kuwait mengatakan mereka sedang merespons ancaman rudal dan drone dari pihak musuh, meskipun mereka tidak menyebutkan asal serangan-serangan tersebut.
"Pertahanan udara Kuwait saat ini sedang mencegat serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) musuh sebagai bagian dari agresi keji Iran," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Kuwait.
Suara sirene saat ini telah terdengar di sejumlah wilayah Bahrain dan Kuwait. Pemerintah telah mengimbau warga untuk pindah ke lokasi aman terdekat.
(ygs/fas)





