Persebaya Gunakan Teknologi VALD Performance Pantau Kondisi Fisik Pemain

suarasurabaya.net
6 jam lalu
Cover Berita

Persebaya Surabaya memanfaatkan teknologi VALD Performance untuk memantau kondisi fisik para pemain setelah menjalani laga pramusim perdana menghadapi PSIS Semarang.

Evaluasi berbasis data tersebut menjadi bagian dari persiapan tim menjelang tampil di Piala Presiden 2026.

Usai bermain imbang 2-2 melawan PSIS Semarang dalam laga bertajuk 99th Anniversary Game, skuad Bajul Ijo mendapat jatah istirahat selama sehari.

Meski demikian, tim pelatih dan tim medis tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi setiap pemain agar proses pemulihan berjalan optimal.

Pada Selasa (21/7/2026), para pemain kembali berlatih di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo. Selain menjalani sesi recovery, mereka mengikuti Counter Movement Jump (CMJ) Test, yakni metode pengukuran yang digunakan untuk mengetahui kapasitas neuromuskular, tingkat kelelahan, hingga kesiapan pemain sebelum kembali menjalani latihan dengan intensitas tinggi.

Diogo Carvalho pelatih fisik Persebaya mengatakan, CMJ Test menjadi salah satu instrumen penting dalam proses monitoring performa pemain.

“Tes CMJ menjadi salah satu instrumen penting bagi kami untuk memantau kondisi fisik pemain. Melalui tes ini, kami bisa mendapatkan data yang akurat mengenai kapasitas neuromuskular, tingkat kelelahan, serta kesiapan pemain untuk menjalani latihan maupun pertandingan,” ujar Diogo.

Menurut pelatih asal Portugal tersebut, seluruh pemain telah memiliki data acuan yang dikumpulkan sejak awal masa persiapan musim.

Hasil tes terbaru kemudian dibandingkan dengan data awal untuk mengetahui perubahan kondisi fisik setelah pertandingan.

“Kami memiliki data awal atau nilai acuan dari setiap pemain. Setelah itu, hasil tes akan dibandingkan dengan data tersebut untuk melihat perubahan kondisi fisik mereka. Dari sana kami bisa mengetahui apakah pemain berada dalam kondisi optimal, mengalami kelelahan, atau memiliki risiko cedera,” katanya.

Dalam pelaksanaan tes, Persebaya menggunakan perangkat VALD Performance yang mampu menghasilkan data performa atlet secara objektif. Teknologi tersebut memberikan informasi lebih rinci dibandingkan sekadar pengamatan visual.

Muhammad Nur Rofik performance coach DBL Academy menjelaskan, perangkat tersebut mampu mengukur berbagai indikator performa pemain, termasuk daya ledak otot.

“Melalui sistem VALD Performance, kami bisa memperoleh data yang cukup lengkap. Tidak hanya tinggi lompatan, tetapi juga peak power atau daya ledak maksimum yang dihasilkan pemain saat melakukan lompatan,” jelas Rofik.

Ia menambahkan, sistem tersebut juga mampu menampilkan data peak power absolut maupun relatif terhadap berat badan pemain sehingga kondisi fisik masing-masing pemain dapat dianalisis secara lebih mendalam.

“Kami dapat melihat dua jenis data peak power, yaitu nilai absolut dan nilai relatif terhadap berat badan pemain. Dari data tersebut, kami bisa mengetahui kapasitas fisik masing-masing pemain secara lebih detail dan objektif,” ungkapnya.

Menurut Rofik, CMJ Test dipilih karena gerakannya sangat merepresentasikan aktivitas utama dalam sepak bola, seperti berlari, berakselerasi, melompat, hingga melakukan perubahan arah.

“Dalam sepak bola, sebagian besar aktivitas fisik melibatkan anggota tubuh bagian bawah. Gerakan pada tes CMJ memiliki mekanisme yang cukup merepresentasikan tuntutan permainan, sehingga sangat relevan digunakan untuk mengukur kapasitas fisik pemain sepak bola,” katanya.

Tes tersebut dilakukan pada H+2 setelah pertandingan agar tim pelatih memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai respons tubuh pemain setelah menerima beban laga.

“Tes kali ini dilakukan pada H+2 setelah pertandingan, sehingga kami bisa melihat bagaimana respons fisik pemain setelah menjalani beban kompetisi. Hasilnya bisa meningkat atau menurun, tergantung kondisi masing-masing pemain. Dari situ kami membuat catatan dan rekomendasi yang kemudian menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih dan tim medis,” tutur Rofik.

Persebaya tidak memiliki banyak waktu sebelum kembali bertanding. Bajul Ijo akan melanjutkan persiapan menghadapi Piala Presiden 2026, di mana mereka tergabung di Grup B bersama Port FC (Thailand), PSMS Medan, dan Persija Jakarta. (saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamina Perkuat Layanan Avtur untuk Dukung Kelancaran Penerbangan di Sumatera Selatan
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
DPR Sahkan RUU Kerja Sama Pertahanan RI dengan Malaysia-Turki Jadi UU
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
PGN Tak Deteksi Adanya Gas di Lokasi Ledakan Grand Polonia
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Satgas PRR Minta Pemda Gerak Cepat Siapkan Lahan Hunian Tetap
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Diantar Eks Pacar & Ibunya dari Bekasi, Meila Dijemput Keluarga di Leuwipanjang
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.