Usai Diguncang Korupsi MBG, BGN Rombak Pimpinan: Ketut Sumedana Masuk!

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Lima pejabat tinggi madya baru diperkenalkan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menduduki posisi Sekretaris Utama serta Deputi dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Diketahui, berbagai pejabat baru yang diperkenalkan berasal dari sejumlah kementerian hingga institusi pemerintah yang ditunjuk langsung oleh Presiden.

BACA JUGA:Tunggu Rincian Anggaran BGN, Purbaya Bakal Temui Kepala BGN Minggu Ini

"Kemarin sore, kami mendapat Keppres yang ditandatangani Pak Presiden, mengangkat beliau-beliau ini sebagai pejabat tinggi madya di lingkungan BGN," kata Wakil Kepala BGN, Agustina Harumsari, Selasa, 21 Juli 2026.

Dari lima orang yang diperkenalkan itu, ada satu nama yang menarik perhatian. Yakni eks Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung), Ketut Sumedana yang resmi dilantik sebagai Deputi bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN.

"Tentu saja kami senang sebagai pimpinan BGN karena memang kami membutuhkan tim, ya, untuk bersama-sama memperbaiki BGN, memperbaiki program Makan Bergizi Gratis," tuturnya.

BACA JUGA:Pastikan Penutupan SPPG Sementara, BGN Evaluasi 27 Ribu Mitra MBG

Berikut daftar lengkap 5 pejabat baru di BGN:

1. Dr. Lili Khamiliyah, S.E., M.Si selaku Sekretaris Utama

2. dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, M.K.M. selaku Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola

3. Zainuri, Ak. selaku Deputi bidang Penyediaan dan Penyaluran

4. Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si. selaku Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama

5. Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H. selaku Deputi bidang Pemantauan dan Pengawasan.

Belakangan ini, Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan publik menyusul terungkapnya dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah diusut oleh Kejaksaan Agung.

BACA JUGA:BGN Ungkap Tunggakan Rp1,6 Triliun Warisan 2025 Era Dadan Hindayana, Pembayaran Masih Berproses

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Putra Menkeu Purbaya Prediksi Krisis Global 2028-2032, Sebut Bisa Lebih Parah dari COVID-19
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kebakaran Hanguskan 48 Hektar Lahan Perbukitan di Buleleng
• 13 jam lalukompas.id
thumb
SD Muhammadiyah Pandaan Minta Evaluasi Jam Pengiriman MBG
• 17 jam laluberitajatim.com
thumb
Dasco Izinkan Komisi III Bahas RUU Perampasan Aset saat Masa Reses
• 13 jam laludisway.id
thumb
OTT Bupati Lombok: KPK Sudah Jerat Tersangka, Kasusnya Suap Proyek-Gratifikasi
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.