Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 287 sekolah di Kabupaten Sumenep tercatat kosong tanpa kepala sekolah definitif. Untuk sementara, saat ini sekolah-sekolah tersebut dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan mengatakan, kebutuhan kepala sekolah definitif saat ini sebanyak 280 orang untuk Kepala Sekolah Dasar (SD) dan 7 orang untuk Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Kami telah membuka kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi persyaratan. Tercatat ada 247 orang yang mengajukan diri melalui sistem yang disediakan,” terangnya.
Ia menjelaskan, dari 247 pendaftar, 32 di antaranya mendaftar sebagai calon kepala SMP. Sedangkan 217 ASN, baik berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), mendaftar sebagai calon kepala SD.
“Namun dari jumlah yang mendaftar itu, untuk calon Kepala SD masih kurang 65 orang dari kebutuhan. Karena itu, kami akan membuka seleksi tahap dua,” terangnya.
Iksan mengungkapkan, selama belum ada kepala sekolah definitif, maka Dinas Pendidikan menunjuk pelaksana tugas (Plt) di sekolah-sekolah tersebut.
“Ini demi menjaga kelancaran penyelenggaraan pendidikan. Meski belum ada kepala sekolah definitif, kegiatan belajar mengajar dan managemen sekolah harus tetap berjalan tanpa hambatan,” ucapnya.
Ia menambahkan, calon kepala sekolah dari unsur PNS wajib memperoleh rekomendasi dari BKN. Sedangkan calon kepala sekolah yang berstatus PPPK harus mendapatkan rekomendasi dari BKN dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
“Seluruh proses pengisian jabatan ini kami lakukancsesuai ketentuan yang berlaku, untuk memastikan penempatan kepala sekolah berjalan secara objektif dan berbasis kompetensi,” tandas Iksan.
Sementara Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menjelaskan, proses pengangkatan kepala sekolah definitif telah memasuki tahapan akhir. Seluruh dokumen administrasi telah diproses dan saat ini menunggu penyelesaian sesuai mekanisme yang berlaku.
“Untuk kepala sekolah yang kosong sekarang masih berproses, dan berkasnya sudah ada di meja saya. Kami targetkan bulan ini selesai,” terangnya. (tem/but)




