Prabowo Mau Luncurkan Motor Listrik Nasional, Istana: Kurangi Konsumsi BBM

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan motor listrik nasional dalam waktu dekat. Istana menyampaikan langkah presiden itu menjadi bagian dalam upaya mengurangi ketergantungan pada BBM.

"Nah berkenaan dengan motor listrik nasional nanti pada waktunya akan kami sampaikan dalam waktu dekat. Mungkin akan ada semacam launching ya, motor listrik nasional hasil karya anak bangsa," kata Mensesneg Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Baca juga: Kapan Prabowo Luncurkan Motor Listrik Nasional? Istana Bilang Begini

Pras mengatakan terobosan motor listrik dalam negeri ini menunjukkan prestasi karya anak bangsa. Dia menyebut segala kekurangan dari motor listrik tersebut juga akan diikuti langkah evaluasi dari pemerintah.

"Yang sekali lagi ini membuktikan bahwa sesungguhnya kalau kita memiliki kehendak, kalau kita memiliki keinginan, bangsa Indonesia akan mampu mencapainya. Bahwa mungkin masih ada sedikit kekurangan ya mari itu bersama-sama kita perbaiki," ujarnya.

Lebih lanjut, Pras mengatakan peluncuran motor listrik nasional juga bagian dari upaya pemerintah mengurangi ketergantungan pada BBM.

"Saya kira itu juga perlu menjadi perhatian kita bahwa sebuah prestasi itu tidak berdiri sendiri, tidak sekadar memberi efek atau impact di dunia otomotif, tetapi juga itu membawa pengaruh kepada konsumsi bahan bakar kita yang berbasis fosil sehingga kita bisa mengurangi ketergantungan BBM kita," katanya.

Rencana Insentif Motor Listrik

Sebagai informasi, program ini sempat ditargetkan berjalan pada Juni 2026, tapi batal. Rencananya, pemerintah memberikan insentif kepada 200 ribu kendaraan listrik, masing-masing 100 ribu unit untuk motor dan mobil.

Baca juga: Mensesneg Bocorkan HUT Ke-81 RI Dipusatkan di Jakarta: Ada Surprise-nya

Khusus motor listrik, rencana terakhir subsidi yang akan diberikan Rp 5 juta per unit. Sedangkan untuk mobil listrik masih dalam pembahasan.

"Kira-kira untuk mobil listrik akan kita kasih berapa? 100 ribu (unit) subsidi pertama. Kalau habis, kita kasih lagi. Motor listrik juga sama, 100 ribu pertama kita akan kasih. Berapa? (Subsidi) Rp 5 juta," terang Purbaya saat konferensi pers APBN KiTA di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, dilansir detikFinance, Selasa (5/5).

Tonton juga video "Prabowo Singgung Anggapan RI Bakal Kolaps: Ternyata Semakin Kuat"




(fca/maa)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RI-Singapura Resmikan Kabel Nongsa-Changi, Jadi Salah Satu Koneksi Digital Tercepat di ASEAN
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Cara Bupati Lombok Barat Cuci Uang Suap: Beli Saham hingga Aset Tanah
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Cegah Jalan Cepat Rusak, Pemprov Jatim Terbitkan Aturan Kelas Jalan untuk Truk Besar
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
DPR setujui RUU ratifikasi kerja sama pertahanan dengan Turki-Malaysia
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Khofifah Berikan Rp1,9 Miliar kepada 10 Koperasi Merah Putih Berprestasi di Jawa Timur
• 6 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.