Badan Gizi Nasional (BGN) resmi melantik lima pejabat eselon baru. Langkah strategis ini diambil guna menunjang efektivitas dan tata kelola program kerja BGN, khususnya implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Pelantikan yang berlangsung pada Senin, 21 Juli 2026 ini diharapkan mampu memperkuat penyelenggaraan program gizi nasional agar berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.
Berikut daftar pejabat yang diperkenalkan:
- Lili Khamiliyah selaku Sekretaris Utama
- Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea selaku Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola
- Zainuri selaku Deputi bidang Penyediaan dan Penyaluran
- Mariman Darto selaku Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama
- Ketut Sumedana selaku Deputi bidang Pemantauan dan Pengawasan
Baca Juga :
BGN Bicarakan Peluang Pemanfaatan Motor ListrikPelaksana Harian (Plh) Kepala BGN, Agustina Arumsari, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan wujud nyata untuk merealisasikan cita-cita Presiden Prabowo Subianto sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115.
Menurut Agustina, program MBG tidak hanya sekadar fokus pada perbaikan kualitas dan status gizi anak-anak untuk merevitalisasi pendidikan. Lebih dari itu, program ini dirancang sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
"Bukan cuma soal MBG-nya saja, karena yang Beliau (Presiden) inginkan adalah ekonomi juga tumbuh di sekitar Satuan Pelayanan Gizi (SPBG) itu. Tumbuh dari desa," jelas Agustina dikutip dari Top News, Metro TV, Selasa 21 Juli 2026.
Ia memaparkan, BGN akan menyerap hasil panen dari peternak dan petani lokal setempat sebagai pasokan utama program MBG. Dengan skema off-taker tersebut, perputaran ekonomi di daerah sekitar SPBG dipastikan akan ikut bergerak dan berdaya.




