KPK: Bupati Lombok Barat Punya 55 Aset Tanah, Banyak Tak Dilaporkan

liputan6.com
13 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ) diduga memiliki sedikitnya 55 bidang tanah, namun sebagian besar aset tersebut belum dicantumkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Berdasarkan penelusuran, LHKPN milik Lalu Ahmad Zaini untuk tahun pelaporan 2026 hanya mencantumkan 24 aset berupa tanah dan bangunan.

Advertisement

BACA JUGA: KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Kasus Suap Bea Cukai

"Ditemukan dugaan adanya sejumlah harta atau aset milik LAZ yang belum tercantum dalam LHKPN-nya, di mana diduga LAZ memiliki sekurang-kurangnya 55 bidang tanah," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Budi menegaskan setiap penyelenggara negara wajib melaporkan seluruh harta kekayaannya secara jujur dan lengkap melalui LHKPN. Menurutnya, pelaporan kekayaan merupakan salah satu instrumen penting untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Kewajiban mengisi LHKPN secara jujur, lengkap, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya merupakan prasyarat penting bagi seluruh penyelenggara negara, termasuk kepala daerah dan para pemangku kepentingan lainnya, agar terwujud pemerintahan yang bersih dan dipercaya masyarakat," katanya.

Karena itu, KPK kembali mengingatkan seluruh kepala daerah dan penyelenggara negara agar menjadikan integritas sebagai landasan dalam menjalankan tugasnya, termasuk dalam melaporkan harta kekayaan.

"KPK tidak henti-hentinya mengimbau kepada kepala daerah, perangkat daerah ataupun dinas, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya agar menjadikan integritas sebagai pilar dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari konflik kepentingan sehingga jabatan publik benar-benar dijalankan sebagai amanah untuk melayani rakyat," ujarnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Soal Efisiensi Anggaran MBG: Tunggu Pertemuan dengan Bos BGN
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Teka-teki Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Terlacak di Malaysia Usai Diduga Diculik
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Airlangga Tegaskan PFII Tidak Dibentuk untuk Tempat Cuci Uang atau Dana Ilegal
• 11 menit laluidxchannel.com
thumb
Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PSSI Gelar Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kudus: 2 Tim Putri Indonesia Hadapi 6 Tim Asia
• 20 jam lalubola.com
thumb
Bocoran Istana: Prabowo Akan Titip Pesan Khusus ke Pengganti Febrie Adriansyah
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.