Pantau - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik sekitar 1.500 calon perwira remaja TNI dan Polri dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) yang akan digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026 pagi.
Upacara tersebut akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo dan dijadwalkan dimulai pada pukul 08.00 WIB.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, "Besok sesuai dengan agenda, Bapak Presiden akan memimpin upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri di Istana Merdeka pada pukul 08.00 WIB pagi."
Jumlah Calon Perwira Masih Menunggu KepastianPrasetyo Hadi menyampaikan jumlah calon perwira yang akan dilantik diperkirakan mencapai sekitar 1.500 orang.
Ia mengatakan jumlah tersebut masih akan dipastikan kembali karena terdapat penambahan jumlah peserta didik atau taruna.
"Karena ada perubahan nanti kami cek ya kurang lebih kalau kami tidak keliru kurang lebih di 1.500, tapi nanti kami coba cek kembali karena ada penambahan jumlah peserta didik atau jumlah taruna," ungkap Prasetyo Hadi.
Pelantikan Tahun Lalu Libatkan 2.000 Perwira RemajaSebagai perbandingan, pada 23 Juli 2025 Presiden Prabowo melantik sebanyak 2.000 taruna akademi tiga matra TNI dan taruna Polri menjadi perwira remaja TNI dan Polri dalam Upacara Prasetya Perwira di pelataran Istana Merdeka, Jakarta.
Dari total 2.000 perwira remaja yang dilantik pada 2025, sebanyak 827 merupakan perwira remaja TNI Angkatan Darat.
Sebanyak 433 merupakan perwira remaja TNI Angkatan Laut.
Sebanyak 293 merupakan perwira remaja TNI Angkatan Udara.
Sebanyak 447 merupakan perwira remaja Polri.
Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo juga menyematkan tanda pangkat kepada para lulusan terbaik peraih Adhi Makayasa.
Presiden Prabowo turut memimpin prosesi pengambilan sumpah para perwira remaja.
Delapan peraih Adhi Makayasa yang menerima penyematan tanda pangkat langsung dari Presiden Prabowo pada 2025 terdiri atas Alim Bimo Pratowo dan Muh. Afridzal Mukhlis dari TNI AD, Menenda Putra Duta dan Arya Handaru dari TNI AL, Evan Basith Reswara dan Axel Fahreza Adiatma dari TNI AU, serta Muh. Malik Aditya K dan Fathan Putra Rifito dari Polri.




