HARIAN.FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Manchester United dilaporkan bersiap untuk melancarkan serangan senilai €60 juta (Rp1,2 triliun) ke raksasa Prancis Paris Saint-Germain untuk pemain yang telah mereka incar selama tiga tahun.
Setelah awal yang lambat di bursa transfer musim panas, para petinggi Old Trafford bergerak cepat pekan lalu dengan mendatangkan dua gelandang, Andrey Santos dan Youri Tielemans, dengan total £85 juta, sementara kiper berpengalaman Karl Darlow juga tiba dengan status bebas transfer.
Ada juga pembicaraan lebih lanjut tentang kedatangan gelandang lain ke Man Utd, terutama setelah Casemiro pergi dan Manuel Ugarte mengalami cedera lutut serius di Piala Dunia.
Sebuah laporan baru mengklaim bahwa Setan Merah serius mempertimbangkan tawaran €60 juta untuk gelandang PSG Warren Zaire-Emery.
Manchester United pertama kali menjajaki kemungkinan merekrut bintang muda berbakat ini pada tahun 2023 ketika ia baru berusia 17 tahun, dan kini sebuah laporan dari media Prancis Top Mercato mengklaim bahwa ia kembali masuk dalam radar mereka.
Pemain berusia 20 tahun ini terpinggirkan di PSG, yang mungkin akan menguntungkan United saat menegosiasikan kesepakatan.
Laporan Top Mercato yang dikutip TEAMtalk menambahkan bahwa Zaire-Emery ‘sangat dihargai’ oleh para petinggi Old Trafford, sampai-sampai mereka siap menawarkan €60 juta untuk menguji tekad PSG terkait potensi transfer tersebut.
Namun, diklaim juga bahwa juara Liga Champions dua kali berturut-turut itu menilai pemain tersebut mendekati angka €80 juta (Rp1,6 triliun).
Zaire-Emery tampil sebanyak 54 kali selama musim 2025/26 sebelum menambah 109 menit bermain di Piala Dunia untuk tim Prancis yang mencapai semifinal sebelum kalah dari juara Spanyol.
Mengenai sikap sang pemain terhadap kemungkinan kepindahan, dilaporkan bahwa masa depannya masih ‘tidak pasti’ dan banyak hal akan bergantung pada prospeknya di PSG menjelang musim baru.
Zaire-Emery tampil menonjol di lini tengah dan bek kanan untuk PSG musim lalu, meskipun itu sebagian besar disebabkan oleh cedera Fabian Ruiz dan Achraf Hakimi.
Ia akhirnya kembali ke bangku cadangan di bawah Luis Enrique setelah kedua pemain tersebut pulih, sekali lagi menimbulkan keraguan tentang apakah ia memiliki masa depan yang signifikan di Paris. (amr)





