Trump Ancam Serang Kompleks Terowongan Gunung Pickaxe Iran yang Sangat Dilindungi, Jet Pembom Sudah Bergerak

harianfajar
16 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, WASHINGTON—Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat dapat menyerang kompleks terowongan Gunung Pickaxe Iran yang sangat terlindungi, meningkatkan tekanan pada Teheran karena ketegangan atas program nuklirnya dan aktivitas militer regional terus meningkat.

Berbicara kepada wartawan, Trump menyatakan bahwa fasilitas bawah tanah tersebut tetap menjadi target militer potensial meskipun serangan AS sebelumnya terhadap infrastruktur nuklir Iran.

“Kita lihat saja apa yang terjadi. Bisa jadi segera,” kata Trump ketika ditanya apakah Amerika Serikat akan menargetkan kompleks Pickaxe Mountain dikutip dari Gulf News.

Pada Rabu pagi (22 Juli 2026), beberapa pesawat pembom strategis B-1 Lancer Angkatan Udara AS dilaporkan telah meninggalkan Inggris tak lama setelah Trump secara langsung mengancam serangan terhadap fasilitas nuklir Pickaxe Mountain Iran.

Perdana Menteri Inggris yang baru, Burnham, juga telah menyetujui penggunaan pangkalan Inggris untuk serangan AS terhadap Iran, menurut Bloomberg.

Sementara itu, pesawat tanker pengisian bahan bakar udara militer Boeing KC-135 “Stratotanker” juga telah lepas landas dari Rumania, sesuai dengan pesawat pembom pengisian bahan bakar yang menuju Timur Tengah.

Tujuan operasi ini saat ini belum dikonfirmasi.

Wall Street Journal melaporkan bahwa Iran memindahkan ribuan sentrifugal ke terowongan di bawah Pickaxe Mountain di Iran tengah, sekitar 220 km selatan Teheran dan sekitar km selatan kompleks pengayaan nuklir Natanz utama.

Dikenal secara lokal sebagai Kuh-e Kolang Gaz La, puncak tersebut terletak di pegunungan Zagros dan menjulang sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut.

Pada Selasa malam, Trump bersumpah bahwa daerah tersebut akan dihantam “mungkin segera” dan “dengan sangat hebat”, menurut CBS News.

Lokasi gunung tersebut, yang terletak di dekat fasilitas nuklir utama Iran, telah menarik perhatian yang semakin besar dari badan intelijen Barat karena terowongan yang luas yang diyakini menampung operasi terkait nuklir yang sensitif.

Para analis mengatakan fasilitas tersebut dirancang untuk menahan serangan udara konvensional dan mungkin berfungsi sebagai lokasi cadangan untuk pengayaan uranium, penelitian terkait senjata, atau penyimpanan yang terlindungi.

Trump tidak menjelaskan intelijen apa yang mendorong peringatan baru tersebut atau apakah perencanaan militer sedang berlangsung.

Pernyataannya muncul setelah berbulan-bulan konfrontasi yang meningkat antara Washington dan Teheran menyusul operasi militer AS terhadap infrastruktur nuklir Iran dan upaya berkelanjutan oleh Amerika Serikat dan sekutunya untuk mengganggu kemampuan militer dan nuklir Iran. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rumah di Semarang Terbakar, Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Soal Penyebab Antrean BBM di Sumut, Bahlil Sebut Sopir Truk Tangki Melakukan Fraud
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Yane Ardian Bima Arya Dorong Penguatan Posyandu 6 SPM di Kepulauan Riau
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Targetkan Sertifikasi 1,5 Juta Rumah MBR hingga 2026
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Waspada Karhutla, BPBD Bone Bolango Larang Warga Bakar Lahan
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.