Profil 5 Pejabat Baru BGN: Eks Kejagung hingga BPKP

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Lima pejabat baru Badan Gizi Nasional (BGN) resmi diperkenalkan pada dalam konferensi pers di Gedung BGN, Jakarta, Selasa (21/7).

Wakil Kepala BGN sekaligus juru bicara BGN, Agustina Arumsari, mengatakan kelima pejabat tersebut diangkat melalui Keputusan Presiden sesuai Pasal 59 Peraturan Presiden Nomor 83 tentang Badan Gizi Nasional yang mengatur pejabat tinggi madya dapat ditunjuk langsung oleh Presiden.

Adapun lima pejabat yang diperkenalkan yakni:

  1. Lili Khamiliyah selaku Sekretaris Utama

  2. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea selaku Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola

  3. Zainuri selaku Deputi bidang Penyediaan dan Penyaluran

  4. Mariman Darto selaku Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama

  5. Ketut Sumedana selaku Deputi bidang Pemantauan dan Pengawasan

Berikut profil 5 pejabat baru BGN:

Lili Khamiliyah

Sebelum menjabat Sekretaris Utama BGN, Lili Khamiliyah, merupakan mantan Kepala Biro dan Keuangan BGN.

Lili juga memiliki perjalanan karier di lingkungan Kementerian Keuangan, di antaranya pernah menjabat Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta V, periode 2023-2025, kemudian KKPN Cirebon pada periode 2021-2023.

Lili merupakan lulusan S1 Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII), S2 Fisip Universitas Padjadjaran, S3 Manajemen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea

Sebelum menjabat Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Prima berkarier di Kementerian Kesehatan. Dia pernah menjabat sebagai Direktur Penyakit Menular tahun 2025. Di tahun yang sama, ia kemudian menjabat Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes.

Prima merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU), dan meraih gelar Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia.

Zainuri

Zainuri ditunjuk sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN.

Zainuri merupakan lulusan Akuntansi dari STAN. Ia diketahui pernah menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPKP Papua Barat tahun 2021-2023, kemudian Kepala Perwakilan BPKP Papua periode 2023-2024, serta pernah menjadi Kepala Biro Keuangan BPKP.

Mariman Darto

Sebelum diperkenalkan sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, Mariman Darto merupakan lulusan ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Malang. Kemudian dia melanjutkan studi S2-nya di Universitas Indonesia (UI) mengambil jurusan Perencanaan dan Kebijakan Publik.

Mariman juga merupakan lulusan S3 Ilmu Manajemen Universitas Mulawarman.

Ia tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kader ASN di Lembaga Administrasi Negara (LAN). Kemudian pernah menjadi Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ketut Sumedana

Nama Ketut Sumedana tentu tak asing lagi. Dia merupakan jaksa senior yang kini menjabat Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN. Pria kelahiran Buleleng, Bali, 25 Agustus 1974 itu memiliki rekam jejak panjang selama 28 tahun berkarier di lingkungan Kejaksaan Agung RI.

Ketut mulai berkiprah di Korps Adhyaksa itu pada tahun 1998. Selama itu, tercatat dia pernah menempati sejumlah posisi. di antaranya pernah menjadi Kepala Kejaksaan negeri Mataram, Bantul hingga Gianyar.

Selain itu, Ketut juga pernah bertugas di KPK sebagai penyelidik, penyidik, penuntut umum hingga dipercaya menjadi Kasatgas Penuntutan KPK.

Ketut juga pernah menjadi Kapuspen Kejagung, sebelum ditugaskan menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali tahun 2024.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kementerian Kehutanan Melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca Selama 12 Hari untuk Dukung Pengendalian Karhutla
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Korban Terakhir Ledakan Rumah Grand Polonia Medan Ditemukan Meninggal | KOMPAS MALAM
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026: Ivar Jenner Sudah Gabung, John Herdman dan Thom Haye Bahagia TC di Bali
• 2 jam lalubola.com
thumb
Pansus Hak Angket DPRD Gowa Simpulkan Dugaan Pelanggaran Berat Bupati, Berikut ini Poin-poinnya!
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Jangan Istirahat di Bahu Jalan Tol, Beresiko Kecelakaan dan Sanksinya
• 7 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.