Anggota Satgas Damai Cartenz Gugur Diserang OTK di Yahukimo, Papua

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Anggota Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz, Brigpol Fredi Lukas Awes, gugur saat menjalankan tugas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Korban meninggal dunia setelah diserang oleh orang tak dikenal (OTK).

Wakil Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, AKBP Andri Alam, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (20/7) sekitar pukul 23.30 WIT.

"Kami dari Satgas Operasi Damai Cartenz berduka cita atas gugurnya salah satu personel terbaik Satgas Operasi Damai Cartenz dalam melaksanakan tugas di wilayah Papua. Kami mendoakan almarhum diterima di sisi-Nya dan memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ujar Andri kepada wartawan, Rabu (22/7).

Setelah menerima laporan, tim gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz, Polres Yahukimo, dan Batalyon B Brimob langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.

"Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo dan Batalyon B Brimob langsung melaksanakan respons cepat ke TKP. Di lokasi kami melakukan serangkaian olah TKP, mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, dan mengumpulkan keterangan terkait kejadian tersebut," katanya.

Berdasarkan hasil identifikasi di lokasi, korban dipastikan adalah Brigpol Fredi Lukas Awes yang saat itu sedang bertugas.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif penyerangan. Tim gabungan juga terus melakukan pengejaran terhadap pihak yang bertanggung jawab.

"Sampai saat ini proses penyelidikan terus dilakukan secara profesional. Kami akan melakukan tindakan penegakan hukum yang tegas dan terukur terhadap pihak-pihak yang nantinya dimintai pertanggungjawaban," ujar Andri.

Ia juga mengimbau masyarakat di Yahukimo dan wilayah Papua untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak valid. Percayakan prosesnya kepada kepolisian agar kami dapat fokus melakukan penyelidikan dan mengungkap kasus ini," katanya.

Menurut Andri, informasi dari masyarakat akan sangat membantu aparat dalam mengungkap kasus tersebut sekaligus menjaga situasi keamanan di Papua.

"Peran serta masyarakat dalam memberikan informasi sangat membantu kami untuk mengungkap kejahatan ini dan menjaga situasi di Tanah Papua tetap aman dan kondusif," tambahnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri PU Jelaskan Alasan Mutasi ASN, Bantah karena Surat Dinas Bocor
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Tips Mengajukan Kredit Mitsubishi New Xforce Biar Cepat Cair!
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Materi Edukasi Bahas Gerakan dan Metode Penyebaran LGBTQ, Kemenag: Agar Tahu Cara Merespons
• 58 menit laluokezone.com
thumb
Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisir
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Sudaryono, Kepala BGN yang Baru
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.