JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Sahroni meminta Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) yang baru, Kuntadi tidak "main mata" dalam menangani perkara yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.
Sahroni juga meminta Kuntadi segera menuntaskan perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut, guna membuktikan Kejaksaan Agung mampu bekerja secara independen.
"Pak Kuntadi, pesan saya jangan main mata yah di perkara besar ini dan buktikan pada masyarakat bahwa kejaksaan Independen dan bisa selesaikan perkara ini dengan cepat dan cepat juga hadirkan ke publik mantan Jampidsus," ujar Sahroni saat dihubungi Kompas.com, Rabu (22/7/2026).
Baca juga: Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jadi Jampidsus
Sahroni meyakini Kuntadi adalah sosok yang memiliki integritas, sehingga mampu menyelesaikan perkara yang kini menjadi sorotan publik tersebut.
Oleh karena itu, dia berharap agar Kuntadi benar-benar profesional dan tidak berkompromi dengan pihak mana pun dalam menangani kasus Febrie.
"Sangat baik sekali Kuntadi jadi Jampidsus pengganti Febrie, saya kenal dia punya integritas kuat yang bisa selesaikan perkara mantan Jampidsus," kata politikus Partai Nasdem itu.
Baca juga: Diusulkan Jadi Jampidsus, Kuntadi Punya Harta Kekayaan Rp 3,6 Miliar
Prabowo tunjuk Kuntadi jadi JampidsusDiberitakan sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 87/TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari Dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kejaksaan Agung.
Melalui keppres tersebut, Prabowo mengganti sejumlah pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung, termasuk Wakil Jaksa Agung, Jampidsus, hingga Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, pengangkatan para pejabat itu adalah tindak lanjut atas usulan yang diajukan Jaksa Agung dan telah melalui tim penilai akhir.
"Kemarin Bapak Presiden telah menandatangani Kepres sesuai dengan hasil dari tim penilai akhir sebagaimana mengacu kepada surat usulan dari Jaksa Agung," kata Prasetyo di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu.
Baca juga: Teka-teki Pengganti Febrie Adriansyah, Prabowo Segera Putuskan Jampidsus Baru
Prasetyo merinci, Prabowo menunjuk Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung dan Kuntadi sebagai Jampidsus Kejaksaan Agung.
Selain itu, Presiden juga mengangkat Leonard Eben Ezer Simanjuntak sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Harli Siregar sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung, serta Patris Yusrian Jaya sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung.
Untuk diketahui, Febrie telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri dalam perkara dugaan korupsi PT Asabri, anak perusahaan PT Krakatau Steel, serta kasus batu bara untuk PLTU.
Penanganan perkara tersebut kemudian dialihkan ke Kejaksaan Agung dengan status tersangka Febrie tetap dipertahankan.
Pada Jumat pekan lalu, Febrie juga telah menjalani pemeriksaan dari pagi hingga malam di Kejaksaan Agung, tetapi ia belum ditahan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




