Selatox Raih Sertifikasi CPOB BPOM, Siapkan Fasilitas Biofarmasi Bertaraf Global

tabloidbintang.com
11 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - PT Selatox Bio Pharma resmi memperoleh sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia. Pencapaian tersebut menjadi momentum peresmian fasilitas manufaktur biofarmasi Selatox di Cikarang, Jawa Barat.

Sertifikasi CPOB menjadi pengakuan bahwa fasilitas manufaktur dan sistem manajemen mutu Selatox telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan BPOM. 

Dengan pencapaian ini, perusahaan memperkuat fondasi produksi produk biofarmasi estetika sekaligus ambisi untuk berkembang sebagai pusat manufaktur bertaraf global.

Fasilitas tersebut dilengkapi sistem produksi berteknologi maju, area produksi steril, serta sistem manajemen mutu yang mencakup proses manufaktur dari hulu hingga hilir. 

Sistem ini dirancang untuk menjaga kualitas dan keamanan produk secara konsisten, mulai dari penerimaan bahan baku, produksi, pengujian, hingga distribusi.

PT Selatox Bio Pharma resmi memperoleh sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia. (Dok. Istimewa)

Perkuat Ekosistem Biofarmasi

CEO Selatox, Joh Young Hoon, menyebut sertifikasi CPOB sebagai pencapaian penting bagi perusahaan.

"Perolehan sertifikasi CPOB dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia merupakan pencapaian penting bagi Selatox," ujar Joh Young Hoon.

"Sertifikasi ini menegaskan bahwa fasilitas manufaktur dan sistem manajemen mutu kami telah memenuhi standar yang ditetapkan," tambahnya.

Selatox saat ini berfokus pada penelitian, pengembangan, dan manufaktur produk biofarmasi estetika, termasuk pengembangan produk berbasis Botulinum Toxin Type A.

Kepala BPOM RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D. turut mengapresiasi pencapaian tersebut.

Menurutnya, sertifikasi CPOB mencerminkan komitmen perusahaan dalam memenuhi standar keamanan, mutu, dan khasiat sekaligus memperkuat industri farmasi dan biofarmasi di Indonesia.

"Pencapaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memenuhi standar internasional terkait keamanan, mutu, dan khasiat, sekaligus menjadi langkah penting dalam memperkuat industri farmasi dan biofarmasi di Indonesia," ucap dr. Taruna Ikrar kepada awak media, Senin (20/7) lalu.

Ke depan, Selatox menargetkan pengembangan ekosistem yang mengintegrasikan riset dan pengembangan, manufaktur, hingga operasional bisnis global.

Perusahaan juga berkomitmen meningkatkan kompetensi sumber daya manusia lokal dan menerapkan teknologi manufaktur berstandar internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Kita adalah Tentara dan Polisi Rakyat, Hadir Saat Rakyat Kesulitan
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Daftar Promo Hari Anak Nasional 2026, Ada Tiket Gratis Rekreasi Ancol, Chatime hingga Diskon PLN
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Optimalkan Intervensi di Pasar NDF Luar Negeri dan Domestik
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Kelapa Sawit Memiliki Peran Strategis Terhadap Ketahanan Pangan di Indonesia
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Luquinhas Siap Habis-habisan untuk Persita di Super League 2026/2027
• 14 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.