Puncak Musim Kemarau di Yogyakarta Diprediksi Terjadi Agustus 2026

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi puncak musim kemarau 2026 (Sumber: Envato/ADDICTIVE_STOCK)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan mencapai puncak musim kemarau pada Agustus 2026. Informasi tersebut tercantum dalam Buletin Prediksi Musim Kemarau 2026 yang memuat prakiraan awal musim, puncak kemarau, durasi, curah hujan, hingga akhir musim kemarau di setiap Zona Musim (ZOM).

Mengutip laman resmi BMKG Rabu (22/7/2026), terdapat delapan Zona Musim (ZOM) di DIY yang seluruhnya diperkirakan memasuki puncak musim kemarau pada Agustus 2026. BMKG memperkirakan awal musim kemarau 2026 di DIY dimulai secara bertahap sejak akhir April hingga awal Mei 2026.

Sebanyak lima ZOM atau sekitar 62,5 persen wilayah diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada dasarian III April 2026. Sementara tiga ZOM lainnya atau sekitar 37,5 persen wilayah diperkirakan mulai mengalami musim kemarau pada dasarian I Mei 2026.

Baca Juga: Prospek Cuaca BMKG 21–27 Juli 2026: Sulteng Siaga Hujan Lebat, Risiko Karhutla Meluas akibat Kemarau

Jika dibandingkan dengan rata-rata klimatologis periode 1991–2020, sebagian besar awal musim kemarau tahun ini masih berada dalam kategori normal. Rinciannya, dua ZOM diprediksi mengalami kemajuan satu dasarian, lima ZOM sesuai dengan kondisi normal, dan satu ZOM diperkirakan mengalami keterlambatan satu dasarian.

BMKG menyebut seluruh delapan Zona Musim di DIY akan mencapai puncak musim kemarau pada Agustus 2026. Wilayah yang diperkirakan mengalami puncak kemarau meliputi:

•    Seluruh kapanewon di Kabupaten Kulon Progo.
•    Seluruh kapanewon di Kabupaten Sleman.
•    Seluruh kemantren di Kota Yogyakarta.
•    Seluruh kapanewon di Kabupaten Bantul.
•    Seluruh kapanewon di Kabupaten Gunungkidul.

Selain waktu puncak kemarau, BMKG juga memperkirakan lamanya musim kemarau di setiap Zona Musim. Sebanyak satu ZOM atau 12,5 persen diprediksi mengalami musim kemarau selama 16–18 dasarian. 

Sementara tujuh ZOM lainnya atau 87,5 persen diperkirakan mengalami musim kemarau yang lebih panjang, yakni sekitar 19–21 dasarian. BMKG juga memprediksi jumlah curah hujan selama musim kemarau 2026 di DIY akan bervariasi di setiap Zona Musim.

Sebanyak dua ZOM atau 25 persen diperkirakan menerima curah hujan antara 250–300 milimeter selama musim kemarau. Sementara itu, tiga ZOM diprediksi memiliki curah hujan 301–350 milimeter. 

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Kemarau
  • Puncak musim kemarau
  • Puncak musim kemarau diy
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Andoni Iraola Butuh Pemain Sayap Baru untuk Liverpool
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Setelah 4 Tahun Menjanda, Nathalie Holscher Akhirnya Resmi Dinikahi Aripat
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Kemenekraf dorong kemandirian teknologi melalui inovasi digital
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Kepala BGN Sudaryono: Saya dan Keluarga Tak Punya SPPG
• 7 jam laludetik.com
thumb
Kadispenad: TNI AD Tidak Bertugas Sebagai Penagih Pajak Masyarakat
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.