Komisi IX DPR Hormati Pengunduran Diri Nanik Deyang dan Dorong Perbaikan Tata Kelola BGN

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menghormati keputusan Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena alasan kesehatan serta menilai pergantian pimpinan harus menjadi momentum perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Komisi IX Tekankan Perbaikan Program MBG

Charles menyampaikan doa agar Nanik segera pulih dan diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan.

Ia mengungkapkan, “Saya menghormati keputusan Ibu Nanik untuk mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Saya mendoakan agar beliau diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan dan segera pulih.”

Menurut Charles, pergantian pimpinan BGN tidak boleh dipandang sekadar pergantian figur, melainkan harus diikuti evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Ia menegaskan pemimpin BGN berikutnya harus mampu menata ulang program agar lebih tepat sasaran, aman, akuntabel, dan sesuai dengan kemampuan fiskal negara.

Charles mengungkapkan, “Yang terpenting bukan hanya siapa yang memimpin, tetapi apakah rakyat benar-benar mendapatkan manfaat dari program ini secara aman, efektif, dan berkelanjutan.”

Nanik Mundur karena Alasan Kesehatan

Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan Dirgayuza Setiawan mengonfirmasi Nanik telah mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjalani pengobatan jantung.

Dirgayuza mengungkapkan, "Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional."

Dalam pernyataan yang diunggah di media sosialnya, Nanik menjelaskan pengunduran dirinya berkaitan dengan rencana menjalani pengobatan jantung di luar negeri.

Nanik mengungkapkan, “Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui. Namun, saya diminta tetap ikut mengawasi BGN."


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengamat: Ada Benturan Kepentingan di Balik Isu Liar Kasus Febrie
• 2 menit lalujpnn.com
thumb
ACC dan TAF Bidik Pembiayaan Rp2 Triliun di GIIAS 2026, Targetkan 5.000 SPK
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rabu, tersedia layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jadetabek
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Geoffrey Hinton: Dulu Membela AI, Sekarang Menentangnya
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
John Herdman Sanjung Timnas Indonesia setelah Hajar Bali United 3-0 Menuju Piala AFF 2026: Penampilan yang Sangat Kuat!
• 5 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.