Rekam Jejak Sejumlah Pimpinan Baru BGN: ASN Kemenkes hingga Auditor

katadata.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto telah merombak sejumlah pimpinan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN). Perubahan dilakukan sejak awal bulan lalu di mana Dadan Hindayana dan beberapa pimpinan tersangkut kasus proyek terkait Makan Bergizi Gratis. 

Terbaru, Nanik S Deyang mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala BGN. Ia digantikan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dalam pelantikan yang digelar di Istana pada Rabu (22/7) sore.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga mengatakan, perombakan telah dilakukan Prabowo untuk memperkuat BGN. Prasetyo mengatakan, sejumlah pimpinan lembaga tersebut kini diisi sosok-sosok yang memiliki latar belakang Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). 

"Ini bagian untuk membenahi BGN," kata Prasetyo dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7).

Berikut deretan wakil kepala (Waka) dan deputi BGN:

Agustina Arumsari - Wakil Kepala BGN

Agustina Arumsari lahir di Purbalingga, Jawa Tengah, 9 November 1970. Ia merupakan birokrat yang lama berkarier di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dengan pengalaman di bidang investigasi, tata kelola, pengawasan intern, dan manajemen risiko.

Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, antara lain sebagai Kasubdit Investigasi Instansi Pemerintah Pusat I, Kepala Bidang Investigasi Perwakilan BPKP DKI Jakarta, Direktur Investigasi BUMN dan BUMD, Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi, hingga Wakil Kepala BPKP.

Konferensi pers Badan Gizi Nasional (BGN) (Foto: Katadata/Fauza Syahputra) (Katadata/Fauza Syahputra)

Lulusan STAN dan Magister Hukum Universitas Indonesia itu mengantongi sertifikasi Certified Fraud Examiner (CFE), Certified Forensic Auditor (CFrA), dan Fraud Risk Management Professional (FRMP).

Mayjen TNI Trenggono – Wakil Kepala BGN

Mayjen TNI Trenggono dilantik sebagai Wakil Kepala BGN pada 8 Juni 2026 mendampingi Kepala BGN Nanik dan Wakil Kepala Agustina Arumsari. Sebelum terjun ke dunia birokrasi pemerintahan sipil, Trenggono merupakan perwira militer aktif dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal TNI dan sempat memegang posisi strategis di lingkungan internal Angkatan Darat maupun korporasi di bidang ketahanan pangan.

Pada tahap awal karier komandonya di tingkat kewilayahan, Trenggono pernah mengemban posisi sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) 0704/Banjarnegara di bawah naungan Kodam IV/Diponegoro, yang dijabatnya sepanjang kurun waktu 2011 hingga 2013.

Konferensi pers Badan Gizi Nasional (BGN) (Foto: Katadata/Fauza Syahputra) (Katadata/Fauza Syahputra)

Kepemimpinannya di lingkup manajerial puncaknya diuji ketika ia ditunjuk kembali ke almamaternya sebagai Direktur Umum Akademi Militer pada periode 2023–2024, sebelum akhirnya digeser menjadi Direktur Pembinaan dan Pengembangan (Dirjianbang) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) hingga tahun 2025.

Sebelum ditarik ke pemerintahan sipil, jabatan militer terakhirnya adalah Perwira Staf Ahli Tingkat III Bidang Komunikasi Sosial (Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos) Panglima TNI.

Trenggono juga dilibatkan dalam tata kelola korporasi strategis yang terafiliasi dengan program strategis nasional. Ia tercatat pernah menduduki posisi manajemen puncak sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas).

Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea – Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola

Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea dipercaya menjabat Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN). Dokter kelahiran Medan, Sumatera Utara, 5 Oktober 1968 itu merupakan aparatur sipil negara (ASN) dengan pangkat Pembina Utama Madya (IV/d). Sebelum bergabung dengan BGN, ia berkarier di Kementerian Kesehatan dan terakhir menjabat Direktur Penyakit Menular.

Prima juga pernah menduduki jabatan sebagai Direktur Imunisasi pada 2025 serta Direktur Pengelolaan Imunisasi periode 2022–2025. Adapun latar belakang pendidikannya yakni meraih gelar dokter umum dari Universitas Sumatera Utara (USU) dan melanjutkan studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia (UI).

Mariman Darto – Deputi Promosi dan Kerja Sama

Dr. Mariman Darto dipercaya menjabat Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN). Pria kelahiran Blora, Jawa Tengah, 7 Februari 1972 itu merupakan aparatur sipil negara dengan pangkat Pembina Utama Madya (IV/d). Sebelum bergabung dengan BGN, ia menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta.

Mariman memiliki latar belakang pendidikan di bidang ekonomi, kebijakan publik, dan manajemen. Ia meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Malang, melanjutkan studi magister Perencanaan dan Kebijakan Publik di Universitas Indonesia (UI), kemudian menyelesaikan pendidikan doktor Ilmu Manajemen di Universitas Mulawarman.

Zainuri – Deputi Penyediaan dan Penyaluran

Zainuri dipercaya menjabat Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional (BGN). Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah, 4 Juni 1969 itu merupakan aparatur sipil negara dengan pangkat Pembina Utama Muda (IV/c). Sebelum bergabung dengan BGN, ia menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Zainuri pernah menjabat Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua pada 2023–2024 dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat pada 2021–2023. Ia merupakan lulusan Diploma III Akuntansi dan Diploma IV Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Ketut Sumadena – Deputi Pemantauan dan Pengawasan

Dr. Ketut Sumedana dipercaya menjabat Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN). Pria kelahiran Buleleng, Bali, 25 Agustus 1974 itu merupakan jaksa dengan pangkat Jaksa Utama Madya (IV/d). Sebelum bergabung dengan BGN, ia menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Sebelumnya, Ketut juga pernah menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Bali pada 2024–2025 dan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung pada 2022–2024. Ia lulusan Ilmu Hukum Perdata/Perbankan, melanjutkan studi magister Hukum Administrasi Negara, dan meraih gelar doktor Ilmu Hukum dari Universitas Mataram.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonom Menilai Bank Emas Perkuat Rantai Pasok dan Menjadi Pelindung Nilai dari Inflasi
• 12 jam lalupantau.com
thumb
DJP Tegaskan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bukan Petugas Pajak, hanya Pendamping
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Dilema Kebijakan Suku Bunga
• 18 jam lalukompas.id
thumb
Mundur dari Kepala BGN, Nanik Dapat Tugas Baru jadi Ketua Dewan Pengawas
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Mensesneg: Prabowo akan Lantik Kepala BGN Pengganti Nanik S. Deyang Hari Ini, Tak Mau Program MBG Vakum
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.