Anak Sumbing Bukan Aib! Ini yang Perlu Diketahui Orang Tua Baru

cumicumi.com
3 jam lalu
Cover Berita
































Datangnya sebuah kabar, yang menyatakan bahwa buah hati terlahir dengan kondisi bibir sumbing, kerap kali menghadirkan kabut gelap kekhawatiran, yang menyelimuti benak para calon orang tua. Apalagi, dengan adanya berbagai mitos dan kepercayaan miring yang dipercaya turun-temurun. Contohnya, yang menyebut kondisi bibir sumbing merupakan karma dari perilaku orang tua semasa janin berada di perut sang ibunda. Mirisnya lagi, adapula yang meyakini kondisi ini hanya terjadi di kalangan orang tua dengan ekonomi di bawah garis kemiskinan.

Menanggapi itu semua, para ahli yang telah puluhan tahun menangani kasus ini pun buka suara. Melalui acara podcast Special Interview yang tayang di kanal Youtube Cumicumi, Deasy Larasati dan dr. Yantoko dari Smail Train Indonesia, menyatakan jika kondisi tersebut tidak ada kaitannya dengan mitos yang selama ini beredar di masyarakat, dan yang terpenting, orang tua tidak sendirian dalam menghadapinya.

"Jadi ibu hamil bisa siapa saja ibu hamil mau latar belakang secara ekonomi mampu atau tidak bisa saja mempunyai bayi lahir dengan kondisi sumbing gitu ya. Jadi dan itu tidak ada kaitannya dengan mitos tadi gitu." Ucap Deasy


Deasy juga menambahkan, yang justru perlu diperhatikan adalah kondisi kesehatan di masa-masa awal kehamilan. Pasalnya, nutrisi ibu hamil di trimester pertama serta faktor lingkungan seperti paparan radiasi disebut menjadi hal yang lebih relevan diperhatikan, ketimbang mengaitkan kondisi ini dengan hal-hal di luar penjelasan medis.

"Diperhatikan ketika hamil itu di memasuki persiapan di usia masuk di 3 bulan pertama ya bagaimana nutrisi si ibu hamil kemudian lingkungannya ya itu bisa mempengaruhi misalnya faktor radiasi tadi atau lingkungan yang kurang sehat ya." Tegasnya

Bagi orang tua yang baru mengetahui kondisi anaknya, Deasy membagikan pandangannya sebagai seseorang yang telah lama mendampingi ribuan keluarga pasien Smile Train. Menurutnya, keterbukaan kepada keluarga besar dan lingkungan sekitar jauh lebih baik dibanding menyembunyikan kondisi anak, karena dukungan sosial menjadi salah satu kunci penting dalam proses ini.

"Bahwa kalau saya menempatkan diri sebagai orang tua daripada pasien gitu ya tentunya kita pasti ingin yang terbaik buat anak kita gitu ya. Tapi ada baiknya kita juga sudah mulai bicara terus terang ya, bagaimana impactnya, bagaimana baiknya kepada keluarga-keluarga atau kita sebagai di lingkungan kita gitu. Yang paling penting tentunya menerima dulu sih. Bersedia menerima dan tidak jangan merasa sendiri gitu loh." Sambungnya


Senada dengan Ibu Deasy, dr. Yantoko, selaku spesialis bedah plastik yang telah menangani lebih dari 7.000 operasi sumbing selama 17 tahun, turut menegaskan pentingnya keterbukaan bagi para orang tua. Apalagi, penanganan sumbing kini sudah jauh lebih mudah diakses, dengan dukungan komunitas dan program operasi gratis yang tersedia di berbagai daerah di Indonesia, sehingga tidak ada alasan bagi orang tua untuk merasa harus menghadapinya sendirian.

"Kepada orang-orang tua yang mempunyai anak-anak sumbing ya jangan takut Anda tidak sendiri. banyak komunitas yang memperhatikan, banyak wadah ya yang mengatasi keluhan ya. Tidak usah takut, tidak usah menyembunyikan. Ya seperti tadi ada orang tua yang menyembunyikan kalau anaknya sumbing ya. Jadi harus terbuka ya sekarang harus jujur ya pada kenyataan yang ada ya" kata dr. Yantoko


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasan Nasbi Sebut Kesehatan Nanik Terkuras untuk Perbaikan BGN
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sinopsis LAUTAN CINTA SCTV Episode 31, Hari Rabu 22 Juli 2026: Ninik Sembunyikan Penyakit, Aidan Tinggalkan Keluarga
• 5 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp 58,9 Miliar
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Atap Stadion Pakansari Sempat Rusak Diterjang Angin, Kini Siap Gelar Laga Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Rentetan OTT 2026: Bukti Pengawasan Internal Gagal Total?
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.