Jakarta, tvOnenews.com - Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) secara resmi membuka Kongres IX di Ballroom Pusdiklat Lantas Polri, Banten.
Mengusung tema "SEMMI Satu Wujudkan Astacita", acara ini dihadiri ratusan delegasi dari berbagai daerah serta sejumlah tokoh penting.
Ketua Panitia (OC), Fikri Firdauzi, dalam laporannya menekankan pentingnya kekompakan anggota.
"Alhamdulillah, Kongres IX SEMMI ini dihadiri oleh delegasi dari 28 Pengurus Wilayah dan 188 Pengurus Cabang se-Indonesia. Kami menegaskan bahwa soliditas dan persatuan adalah harga mati. Hanya dengan barisan yang rapat dan satu frekuensi, kita mampu melangkah bersama mewujudkan Astacita demi kemajuan dan kejayaan bangsa," kata Fikri dalam keterangannya, dikutip Rabu (22/7).
Sementara itu, Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, mengingatkan kader untuk terus menjaga warisan intelektual H.O.S. Tjokroaminoto dalam menghadapi tantangan global.
"SEMMI merupakan wadah intelektual Syarikat Islam. Kita harus selaras dalam menghadapi tantangan zaman dan ketidakpastian global. SEMMI akan terus mengawal dan mendukung program-program strategis pemerintah demi pemerataan sosial, sembari tetap menjaga sikap kritis yang logis demi kepentingan rakyat," ujarnya.
Pesan moral juga disampaikan oleh Wakil Presiden Laznah Tanfidziyah Syarikat Islam (LT SI), Abdul Wahab.
Ia menyoroti peran strategis SEMMI dalam menjaga ideologi negara.
"Saudara-saudara anggota SEMMI harus menjadi insan-insan akademis yang siap menjadi modal insani serta pemimpin bangsa di masa depan. Mengenai Astacita, poin perlindungan ideologi Pancasila adalah harga mati karena sejarah mencatat empat tokoh Syarikat Islam turut menandatangani Piagam Jakarta," tuturnya.
Gubernur Banten, Andra Soni, yang membuka secara resmi kongres ini, berharap forum tersebut menjadi ruang evaluasi dan perumusan visi masa depan.
"Kongres hari ini bukan sekadar agenda rutin organisasi atau pergantian kepemimpinan semata. Lebih dari itu, Kongres SEMMI adalah arena konsolidasi pemikiran, evaluasi gerakan, dan perumusan arah juang mahasiswa Muslim Indonesia ke depan. Saya berharap forum ini melahirkan keputusan strategis yang membawa dampak positif bagi kemajuan umat dan bangsa," ujar Andra Soni.




