JAKARTA – Pemerintah meminta Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dapat dijadikan budaya di masyarakat. Gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan nasional.
“Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi gerakan membangun budaya,”ujar Dirjen Bina Adwil, Safrizal ZA, di Kampung Nelayan Merah Putih, Banyuwangi, dikutip, Rabu (22/7/2026).
“Kita ingin mewujudkan Indonesia yang aman, sehat, resik, dan indah melalui aksi nyata yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat,”lanjutnya.
Indonesia kata dia, dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa. Namun, keindahan tersebut bukan hanya menjadi anugerah, melainkan juga amanah yang harus dijaga bersama. Karena itu, Gerakan Indonesia ASRI hadir sebagai gerakan nasional untuk membangun budaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Safrizal menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya berorientasi pada pembersihan sampah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat agar menjaga kebersihan menjadi budaya sehari-hari. Berbagai kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan kawasan, penataan fasilitas umum, pemeliharaan kebersihan toilet publik dan rumah ibadah, serta penataan lingkungan agar tetap nyaman dan indah.
Dia juga mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah dengan timbulan sampah yang mencapai sekitar 50 juta ton setiap tahun. Karena itu, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.




