Seorang demonstran berdiri dan membentangkan poster menolak perang terhadap Iran saat sidang Komite Alokasi Anggaran Senat mengenai permintaan pendanaan tambahan Presiden AS Donald Trump untuk Departemen Pertahanan, di Washington, D.C., AS, Selasa waktu setempat. (REUTERS/Eric Lee)
2/5Aksi tersebut dilakukan oleh beberapa orang pengunjuk rasa di tengah pembahasan mengenai permintaan pendanaan tambahan Presiden AS Donald Trump untuk Departemen Pertahanan. (REUTERS/Eric Lee)
Dalam sidang tersebut Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal John Caine, Menteri Pertanian Brooke Rollins, dan lainnya memberikan kesaksian di hadapan Komite Anggaran Senat mengenai "Permintaan Pendanaan Tambahan Presiden pada 24 Juni 2026". (REUTERS/Eric Lee)
4/5Pada menit-menit pertama pidato pembukaan Hegseth, para pengunjuk rasa meneriakkan bagaimana AS "membom anak-anak kami di Iran", menambahkan bahwa ia "berlumuran darah". (REUTERS/Eric Lee)
Mengutip Reuters, Rabu (22/7/2026), secara keseluruhan, ribuan orang telah tewas dalam konflik tersebut, terutama di Iran dan Lebanon, di mana perang antara Israel dan kelompok militan Hizbullah yang bersekutu dengan Iran kembali berkobar. (REUTERS/Eric Lee)
Add as a preferredsource on Google




