Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) gencar melaksanakan program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Wilayah Kampung Nelayan Merah Putih, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menjadi sasaran penyelenggaraan Gerakan Indonesia ASRI.
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Bina Adwil) Kemendagri, Safrizal ZA mengatakan pelaksanaan tersebut turut diikuti sekitar 1.500 peserta yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, Forkopimda, TNI, Polri, serta kelompok masyarakat.
Safrizal menekankan Gerakan Indonesia ASRI hadir sebagai gerakan nasional untuk membangun budaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi gerakan membangun budaya. Kita ingin mewujudkan Indonesia yang aman, sehat, resik, dan indah melalui aksi nyata yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat,” kata Safrizal, Rabu (22/7/2026).
Safrizal menekankan kegiatan ini merupakan tindaklanjut intruksi arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Menurutnya Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya berorientasi pada pembersihan sampah tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat agar menjaga kebersihan menjadi budaya sehari-hari.
Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah dengan timbulan sampah yang mencapai sekitar 50 juta ton setiap tahun.
Karena itu, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Kebersihan tidak bisa hanya mengandalkan petugas kebersihan. Yang paling penting adalah tumbuhnya kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan kebutuhan dan tanggungjawab kita bersama,” tegasnya.
Safrizal menjelaskan pemerintah pusat meminta kepala daerah menjadikan Gerakan Indonesia ASRI sebagai kegiatan yang dilaksanakan secara rutin.
Menurutnya gerakan tersebut tidak memerlukan anggaran yang besar tetapi membutuhkan komitmen dan konsistensi seluruh elemen masyarakat secara gotong royong.
“Kalau kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Mulailah dari diri sendiri, dari rumah, dari lingkungan sekitar. Memungut sepotong sampah mungkin terlihat sederhana, tetapi itulah langkah awal membentuk karakter peduli lingkungan,” ujarnya.(raa)




