IHSG Kamis Pagi Naik 40 Poin ke Level 6.375

metrotvnews.com
21 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami kenaikan signifikan setelah pembukaan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 23 Juli 2026, IHSG berada di posisi 6.346,616.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.27 WIB, IHSG langsung naik tajam sebesar 40,686 poin setara 0,64 persen ke level 6.375,162.

Adapun sebanyak 341 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 175 saham lainnya melemah dan 211 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.27 WIB sebanyak Rp3,159 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 10,209 miliar saham.
 

Baca Juga :

Wall Street Tergelincir Jelang Laporan Keuangan Alphabet-Tesla


(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
  IHSG berpotensi bullish
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi lanjut naik hingga level 6.700-6.850 middle term, jika IHSG kuat bertahan di atas support 6.300-6.330

Tapi, hati-hati jika break kembali di bawah 6.300, potensi koreksi lagi ke 6.000-an. Diperkirakan support IHSG 6.250-6.300 dan resist IHSG 6.380-6.480, jelas Fanny dalam risetnya.

Adapun indeks-indeks saham Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026. Lonjakan harga minyak akibat memanasnya konflik di Timur Tengah menekan sentimen pasar karena memicu kekhawatiran inflasi akan tetap tinggi dan mendorong The Fed mempertahankan kebijakan moneter yang ketat. Indeks S&P 500 melemah 0,14 persen, Nasdaq Composite turun 0,57 persen, dan Dow Jones Industrial Average terkoreksi moderat 0,01 persen.

Di sisi lain, Bursa Saham Asia beragam pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026, mengikuti rebound Wall Street, di tengah kenaikan harga minyak akibat memanasnya konflik di Timur Tengah dan kembali memburu saham-saham teknologi, terutama sektor semikonduktor. Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,18 persen, sedangkan Topix naik 0,45 persen.

Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 0,74 persen, sedangkan Kosdaq melemah 0,30 persen. Di sisi lain, Hang Seng Hong Kong turun 0,95 persen, CSI 300 China melemah 0,46 persen, Taiex Taiwan melesat 1,34 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 0,34 persen.

Sementara itu, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup turun 0,09 persen, disertai dengan net sell asing sebesar Rp1,11 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah DSSA, BBRI, ASII, AMMN, dan TPIA.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala BP BUMN-Sucofindo Bertemu Bahas Strategi Cegah Under Invoicing
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Maduro dan Departemen Kehakiman AS Usulkan Persidangan Dimulai pada Juni 2027
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Pembentukan Universitas Republik Indonesia yang Menyisakan Tanya...
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Dokter Tifa Usai Hakim Kabulkan Eksepsinya di Sidang Kasus Ijazah Jokowi: Tak Surutkan Langkah Kami
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Dokter Tifa Menang, Kubu Jokowi: Perkara Belum Selesai, Sidang Bakal Lanjut
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.