HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Amkop Makassar menggelar Wisuda Periode Pertama Tahun 2026 bagi lulusan Program Doktor (S-3), Magister (S-2), dan Sarjana (S-1) di Ruang Sandeq, Hotel Claro Makassar, Selasa, 21 Juli 2026. Momentum tersebut menjadi penanda keberhasilan para lulusan menyelesaikan pendidikan sekaligus awal pengabdian kepada masyarakat.
Ketua STIE Amkop Makassar, Dr. Gunawan Bata Ilyas, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar. Menurutnya, gelar akademik yang diraih harus diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Atas nama pimpinan dan seluruh sivitas akademika STIE Amkop Makassar, saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, ketekunan, doa orang tua, dedikasi dosen, serta semangat pantang menyerah selama menempuh pendidikan,” ujarnya.
Gunawan juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang dinilai memiliki peran besar dalam keberhasilan para lulusan. Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi wisudawan, tetapi juga kebahagiaan bagi seluruh keluarga.
Pada kesempatan itu, ia memaparkan sejumlah capaian akademik STIE Amkop Makassar dalam beberapa tahun terakhir. Program Studi Akuntansi berhasil meraih akreditasi Unggul, sedangkan Program Studi Manajemen, Bisnis Digital, dan Magister Manajemen memperoleh akreditasi Baik Sekali. Sementara Program Studi Kewirausahaan dan Doktor Ilmu Manajemen meraih akreditasi Baik.
“Capaian ini merupakan tonggak penting bagi STIE Amkop Makassar. Akreditasi bukan sekadar peringkat, tetapi pengakuan atas kualitas tata kelola, pembelajaran, kompetensi dosen, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi kampus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Tahun ini, Program Doktor Ilmu Manajemen ditargetkan mengikuti proses peningkatan akreditasi menuju predikat Unggul.
Selain peningkatan mutu akademik, STIE Amkop Makassar juga terus memperluas jejaring internasional melalui program magang mahasiswa ke Taiwan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi lulusan sekaligus memperkuat daya saing di tingkat global.
Sementara itu, alumni STIE Amkop Makassar, Meity Rahmatia, mengaku budaya kekeluargaan di kampus menjadi salah satu faktor yang memotivasi dirinya menyelesaikan pendidikan hingga jenjang doktor. Ia mengajak para lulusan untuk terus mengembangkan kapasitas diri melalui pendidikan yang lebih tinggi.
“Bagi saya, wisuda bukan akhir perjalanan. Ini adalah langkah awal untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.(adi)




