Pertamina Perkuat Pengembangan Hidrogen Nasional untuk Dukung Ketahanan Energi

tvonenews.com
20 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat pengembangan hidrogen nasional sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan energi sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih.

Melalui berbagai proyek yang tengah dikembangkan dari Sumatera hingga Papua, Pertamina membangun ekosistem hidrogen secara terintegrasi, mulai dari produksi, pemanfaatan, hingga kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.

Salah satu pengembangan tersebut diwujudkan melalui pembangunan hydrogen hub di Sei Mangkei dan Kuala Tanjung, Sumatera Utara, yang memiliki kapasitas produksi hingga 4.000 kilogram hidrogen per hari.

Proyek ini menjadi bagian dari langkah Pertamina dalam mempercepat terbentuknya ekosistem hidrogen nasional yang mampu mendukung kebutuhan energi masa depan Indonesia.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, mengatakan hidrogen akan menjadi salah satu energi strategis yang melengkapi bauran energi nasional di masa depan.

Karena itu, pengembangannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar tercipta ekosistem yang kuat dan berkelanjutan.

"Ekosistem hidrogen ini akan menjadi capaian baru transformasi energi di Indonesia, sebagaimana keberhasilan biodiesel B50 yang telah diresmikan pemerintah," kata Oki saat menjadi pembicara pada Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Selasa (21/7).

Menurut Oki, Pertamina tidak hanya mengembangkan proyek produksi hidrogen, tetapi juga membangun fondasi ekosistem yang mencakup empat aspek utama, yakni penguatan regulasi, pengembangan teknologi, dukungan pembiayaan, serta penyediaan infrastruktur yang terintegrasi. 

"Khusus untuk infrastruktur, kami berharap dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset-aset strategis nasional sehingga pengembangan hidrogen dapat dilakukan secara lebih efisien, kompetitif, dan ekonomis," katanya.

Selain di Sumatera Utara, Pertamina juga mengembangkan berbagai proyek hidrogen di sejumlah wilayah Indonesia. Di Plaju, Sumatera Selatan, Pertamina menjalankan proyek percontohan produksi hidrogen berbasis energi surya berkapasitas 20 kilogram per hari.

Sementara di Lampung, fasilitas produksi green hydrogen berbasis panas bumi ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada November mendatang dengan kapasitas 100 kilogram per hari.

Di Pulau Jawa, Pertamina bersama sejumlah mitra mengembangkan ekosistem hydrogen mobility di Jakarta.

Sementara di Jawa Barat, Pertamina memperoleh dukungan hibah dari Pemerintah Korea untuk mengembangkan proyek pengolahan sampah dan limbah cair menjadi biogas yang selanjutnya diproses menjadi hidrogen.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Face Recognition Tersedia di 22 Stasiun, Simak Syarat dan Cara Registrasinya
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,8 Miliar, Ini Alasan Fadia Arafiq Tak Ajukan Eksepsi
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Volume Usaha Koperasi Sumut Tembus Rp7,47 Triliun hingga Juni 2025
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bitcoin Tertahan di USD66 Ribu, Pasar Cermati Regulasi Kripto AS
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Zulhas: Semua Bansos Akan Terpusat Melalui Kopdes
• 13 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.