Serangan Malam Ke-12 AS ke Iran: Target Militer, Rudal hingga Drone Jadi Sasaran

kumparan.com
19 jam lalu
Cover Berita

Amerika Serikat (AS) menyelesaikan serangan pada malam ke-12 ke Iran pada Rabu (22/7). Operasi militer yang berlangsung hampir dua pekan itu dilakukan atas perintah langsung Presiden Donald Trump.

"Pasukan AS menghantam target-target militer Iran, termasuk kemampuan maritim, fasilitas rudal dan penyimpanan drone, pos pengamatan pantai, serta aset pertahanan udara," kata Komando Pusat AS (CENTCOM), seperti dikutip dari Reuters.

Sepanjang Juli 2026, AS telah menghantam puluhan sasaran militer di wilayah Iran. Secara bersamaan, Washington juga memblokade jalur pelayaran menuju pelabuhan-pelabuhan Iran.

Untuk serangan pada Rabu (22/7) malam, CENTCOM menyebut operasi tersebut berlangsung selama lima jam.

Perang di Iran bermula setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke negara itu pada 28 Februari 2026. Iran kemudian membalas dengan menyerang Israel serta sejumlah negara di Timur Tengah yang menjadi lokasi fasilitas militer AS.

Rangkaian konflik antara AS dan Israel melawan Iran telah menyebabkan ribuan orang tewas. Di saat yang sama, jutaan warga sipil terpaksa mengungsi akibat perang.

Sementara itu, AS menyatakan 18 personel militernya tewas dalam beberapa hari terakhir akibat serangan Iran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dilaporkan PWI ke Polisi, Ini Respons Hotman Paris
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Fakta Baru Kasus Rudapaksa Paman ke Keponakan di Bekasi Selama 9 Tahun, Pelakunya Ternyata 3 Orang
• 14 jam laludisway.id
thumb
Pieter Huistra ungkap kriteria pemain yang diincar PSS Sleman
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Belum Setahun Berjalan, CKG Sekolah Layani 8,82 Juta Peserta Didik di 511 Daerah
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Ini Benturan Hukum yang Membuat Zohran Mamdani Gagal untuk Menangkap Netanyahu
• 23 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.