Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Membahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek Online

jpnn.com
19 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi untuk membahas tindak lanjut penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai ojek online (ojol), Kamis (23/7/2026).

Rapat tersebut mempertemukan sejumlah kementerian dan lembaga guna menyelaraskan langkah pemerintah dalam merumuskan regulasi yang memberikan kepastian hukum bagi ekosistem transportasi berbasis aplikasi.

BACA JUGA: Dishub DKI Kolaborasi dengan Komunitas Ojek Online untuk Keselamatan Berkendara

Rapat dihadiri Wakil Ketua DPR Sari Yuliati, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan Yasirli, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum beserta Wakil Menteri Hukum, Chief Operating Officer Danantara/Kepala BP BUMN, serta Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria.

Menurut Dasco, pertemuan ini membahas berbagai aspek yang akan menjadi substansi Perpres, termasuk penguatan perlindungan bagi mitra pengemudi, kepastian hubungan kemitraan antara perusahaan aplikasi dan pengemudi, keberlanjutan iklim usaha, serta koordinasi lintas kementerian dalam implementasi kebijakan.

BACA JUGA: Prabowo Janjikan Biaya Aplikator Ojek Online di Bawah 10 Persen

Untuk diketahui, DPR dan pemerintah berupaya menyelaraskan langkah untuk merumuskan regulasi yang memberikan kepastian hukum bagi ekosistem transportasi berbasis aplikasi.

Sebelumnya, Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online menjadi sorotan, setelah pemberlakuan kebijakan pembagian pendapatan sebesar 92 persen untuk pengemudi dan 8 persen aplikasi mulai berlaku 1 Juli 2026.

BACA JUGA: Mewakili Partai Ummat, Heikal Safar Sowan Bang Dasco

Namun, skema tersebut baru berlaku untuk layanan antar jemput penumpang ojek online. Hal itu pun memicu aksi unjuk rasa yang digelar Gerakan Ojol Indonesia Bersatu (GOIB) pada 2 Juli 2026.

Dalam aksi itu, para pengemudi menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah, termasuk mendesak Presiden Prabowo Subianto segera menerbitkan lembar negara Perpres Nomor 27 Tahun 2026 dan meminta potongan komisi 8 persen berlaku untuk seluruh layanan ojek online.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Raksasa Minyak TotalEnergies Catat Kenaikan Laba 100 Persen Berkat Perang Iran
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Satpam dan Sopir Alphard Cekcok di Bundaran HI Usai Terobos Lampu Merah, Berujung Damai dan Ditilang
• 15 jam laludisway.id
thumb
Tubuh Langsing Bukan Jaminan Bebas Kolesterol Tinggi, Ini Penjelasan Dokter Susetyo
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Trump Bergurau Soal Pencalonan Presiden AS 2028
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kuliah Gratis Lulus Jadi CPNS! Ini Syarat dan Cara Daftar Politeknik Statistika STIS
• 11 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.