IHSG Berpeluang Menuju 6.850, Saham Ini Bisa Jadi Pilihan

wartaekonomi.co.id
19 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai masih memiliki peluang melanjutkan tren penguatan dalam jangka menengah selama mampu bertahan di atas level support 6.300. Meski pada perdagangan sebelumnya indeks ditutup melemah tipis, prospek penguatan dinilai masih terbuka.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, IHSG pada perdagangan Rabu (22/7/2026) ditutup turun 0,09%. Pelemahan tersebut juga diikuti aksi jual bersih (net sell) investor asing sebesar sekitar Rp1,11 triliun.

Saham-saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Meski demikian, Fanny menilai kondisi teknikal IHSG masih cukup positif. Selama indeks mampu bertahan di kisaran support 6.300-6.330, peluang penguatan menuju area 6.700 hingga 6.850 dalam jangka menengah masih terbuka.

"Namun, apabila IHSG kembali menembus ke bawah level 6.300, investor perlu mewaspadai potensi koreksi lanjutan menuju kisaran 6.000," ujar Fanny dalam riset hariannya, Kamis (23/7/2026).

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dengan level support di kisaran 6.250-6.300 dan resistance pada area 6.380-6.480.

Di tengah potensi penguatan tersebut, BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham yang layak dicermati melalui strategi speculative buy, yaitu:

  • PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) dengan area beli Rp1.090-Rp1.110, target jangka pendek Rp1.125-Rp1.140, dan cut loss di bawah Rp1.070.
  • PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) dengan area beli Rp164, target Rp168-Rp174, serta cut loss di bawah Rp160.
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada area beli Rp167-Rp168, target Rp171-Rp174, dan cut loss di bawah Rp165.
  • PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) dengan area beli Rp384-Rp388, target Rp394-Rp404, serta cut loss di bawah Rp380.
  • PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) pada area beli Rp605-Rp620, target Rp630-Rp640, dan cut loss di bawah Rp595.
  • PT Astra International Tbk (ASII) dengan area beli Rp5.075-Rp5.150, target Rp5.200-Rp5.300, serta cut loss di bawah Rp5.000.

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Suku Bunga-Stabilitas Rupiah Jadi Tantangan Bank Mandiri di Semester II 2026
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Ini Daftar Lengkap 29 Pejabat Kejagung yang Dimutasi
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Sugiono Ingatkan ASEAN-China: Ekonomi Tak Boleh Jadi Sumber Konflik
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Hotman Paris Berobat ke Singapura Besok Usai Mundur Jadi Pengacara Febrie Adriansyah
• 18 jam laluokezone.com
thumb
MPLS Ramah 2026 SMAN 5 Kota Bekasi dan SMK Negeri 8 Jakarta, Wajah Baru Pendidikan Tanpa Perpeloncoan
• 19 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.