Pemerintah Siapkan Insentif Konversi Truk ke Kendaraan Listrik 

idxchannel.com
17 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk para pemilik truk yang mau mengkonversi menjadi kendaraan bertenaga listrik. 

Pemerintah Siapkan Insentif Konversi Truk ke Kendaraan Listrik. Foto: iNews Media Geoup.

IDXChannel – Pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk para pemilik truk yang mau mengkonversi menjadi kendaraan listrik. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, sekitar 22 persen emisi karbon disumbang sektor transportasi. 

“Oleh karena itu, sedang kita upayakan strategi termasuk memberikan insentif kepada mereka untuk melakukan konversi kendaraan-kendaraan ODOL menjadi kendaraan-kendaraan yang lebih sesuai dengan standar, dan lebih bagus lagi kalau kemudian mengadopsi kendaraan logistik berbasis listrik," ujar AHY di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga:
Penanganan Truk ODOL Bakal Mirip Skema Kelebihan Bagasi di Maskapai, Jadi Pendapatan Baru BUJT

AHY menuturkan, jumlah truk memang hanya sedikit dari jumlah peredaran kendaraan di Indonesia, atau hanya 3,8 persen. Namun, menyumbang 31 persen dari total emisi yang dihasilkan kendaraan lain.

Pemerintah berharap proses modernisasi armada logistik tersebut ke depan dapat mengarah pada penggunaan kendaraan berbasis listrik sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi sektor transportasi.

Baca Juga:
Jasa Marga Pasang Rangka Gantry RFID di Tol Demi Capai Zero ODOL 2027

"Dan lebih bagus lagi kalau kemudian mengadopsi kendaraan logistik berbasis listrik, apakah kereta ataupun kontainer lainnya," ujarnya.

AHY menjelaskan, roadmap yang disiapkan pemerintah untuk menurunkan emisi dari sektor transportasi darat mencakup pengembangan low emission transport, low emission vehicle, dan low emission fuels. 

Baca Juga:
BEI Sesuaikan Metodologi, 37 Emiten Baru Masuk Daftar HSC

"Kita mendorong modernisasi kendaraan, peningkatan efisiensi operasional, penguatan tata kelola (governance), penyediaan skema pembiayaan inovatif (innovative financing), serta pengembangan sumber daya manusia yang kompeten," kata dia.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Ditutup Melemah, Investor Waspadai Lonjakan Harga Minyak akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Tinjau SDN Kebayoran Lama 09, Walkot Jaksel Ungkap Penyebab Bangunan Roboh
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Dokter Tifa Hadapi Sidang Putusan Sela Hari Ini, Roy Suryo Bakal Hadir
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Oegroseno Tak Hadiri Undangan Klarifikasi Kortas Tipikor Polri, Ini Alasannya
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Berobat ke Singapura, Hotman Paris Pastikan Datang jika Dipanggil soal Kasus Hina Wartawan
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.