Eks Dirut Korupsi Uang Pakan Rp 10,2 Miliar, Bagaimana Nasib Satwa KBS?

detik.com
17 jam lalu
Cover Berita
Surabaya -

Mantan Direktur Utama (Dirut) Kebun Binatang Surabaya, Choirul Anwar jadi tersangka kasus korupsi uang pakan hewan periode 2016-2024 sebesar Rp 10,2 miliar. Lalu bagaimana kondisi pangan satwanya?

Kepala Seksi Humas KBS Lintang Ratri Sunarwidhi mengatakan, pemberian pakan satwa dipastikan tak terkendala. Ia menyebut pakan satwa disesuaikan dengan usia satwa, besaran nutrisi, berat badan satwa.

"Dan sampai saat ini alhamdulillah Kebun Binatang Surabaya dalam kondisi baik-baik saja dan tidak terpengaruh dengan berita-berita yang tadi malam yang telah dirilis oleh kejaksaan," kata Lintang, dilansir detikJatim, Rabu (22/7/2026).

Baca juga: Eks Dirut KBS Tersangka Korupsi Pakan Hewan Rp 10,2 M, Satwa Jadi Kurus

Lintang menjelaskan, pakan satwa diberikan dua kali sehari, yakni pagi dan sore. Lalu dikontrol rutin kecocokan satwa dengan pakan yang diberikan.

"Kalau makan sore paginya masih ada sisa, sisa itulah yang akan jadi indikasi bahwa satwa tersebut pertama apakah bosan dengan pakannya, apakah satwa tersebut enggak suka dengan pakannya atau apa ataukah dalam kondisi yang kurang enak badan satwa tersebut sehingga akan diketahui indikasi-indikasi tersebut," jelasnya.

Sementara perawatan satwa sudah dilakukan sesuai ketentuan. Tentunya sudah dibedakan perawatan antara era kepemimpinan eks dirut korupsi dengan Perumda KBS saat ini.

Baca juga: Video: Eks Dirut KBS Korupsi Pakan Hewan Rp 10,2 M, Satwa Jadi Kurus-Sakit

Ia memastikan KBS memiliki mekanisme berbeda dalam perawatan satwa dengan kepengurusan sebelumnya saat masih berstatus Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) atau saat CA menjabat.

"Jadi, kalau sekarang itu kami harus menyesuaikan dengan kebutuhan satwa," tuturnya.

Baca selengkapnya di sini




(idh/dhn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Partai Gerakan Rakyat Daftarkan Diri ke Kemenkum, Target Ikut Pemilu 2029
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Dimediasi Polri-Kemnaker, 134 Pekerja PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
• 19 jam lalueranasional.com
thumb
SPKS : Hasil Riset BPDP Harus Menjawab Kebutuhan Nyata Petani Sawit
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cak Imin Sebut Pemerintah Ubah Arah APBN, Bangun 5.000 Jembatan Tahun Ini
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.