Kronologi Bentrok Anak Punk Berujung Mondy Tatto Jadi Tersangka

liputan6.com
14 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap dugaan motif di balik bentrokan yang melibatkan anak punk Faisal Anwar dengan Doni Darmawan alias Donal di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Penyidik menduga bentrokan tidak hanya dipicu persoalan peminjaman sepeda motor, tetapi juga masalah asmara. Korban diketahui menaruh hati kepada Dita Restu Amanda alias Mondy Tatto, yang telah ditetapkan sebagai salah satu tersangka.

Advertisement

BACA JUGA: Begini Duduk Perkara Selebgram Mondy Tatto Jadi Tersangka

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat AKP Engkus mengatakan, keributan bermula ketika Faisal hendak meminjam sepeda motor milik Mondy yang saat itu sedang dipakai Donal. Adu mulut kemudian berubah menjadi perkelahian.

"Memang peristiwa itu diawali korban mau minjam motor. Motor itu punyanya si Mondy, sementara sedang dipakai sama Donal. Akhirnya cekcok mulut, terus terjadi perkelahian,” kata Engkus kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).

Menurut Engkus, penyebab bentrokan bukan semata persoalan meminjam kendaraan. Penyidik menemukan adanya pengaruh minuman keras dan persoalan pribadi antara korban dengan Donal.

"Kalau secara normal itu hal yang wajar. Cuma masalahnya ini pengaruh sama minuman. Yang kedua, memang antara korban dengan Donal juga punya masalah pribadi,” ujarnya.

Persoalan pribadi tersebut diduga berkaitan dengan kedekatan keduanya dengan Mondy.

"Korban juga suka sama si Mondy, sementara saat ini si Mondy jalannya sama si Donal,” ucap Engkus.

Namun, ia belum dapat memastikan status hubungan Mondy dan Donal.

"Nah, ini kan dekat-dekat aja. Kita tidak tahu pacaran atau enggak. Dia hanya punya hubungan dekat, jalan ke sana-ke sini bareng antara Donal dengan Mondy,” jelasnya.

Perkelahian pertama terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di depan sebuah salon di Jalan KH Asnawi, Desa Kalijaya, Cikarang Barat.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Tegaskan Dukungan terhadap Kemerdekaan Palestina Tidak Bisa Ditawar
• 8 menit lalukompas.tv
thumb
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Ramai Kipas Angin Kopdes Rp1,8 T, Purbaya: Tanggung Jawab Agrinas
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tubuh kurus bukan jaminan bebas kolesterol tinggi
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Menaker: SDM berkualitas kunci wujudkan Indonesia Emas 2045
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.