Ijtima Ulama PKB Minta Pemerintah Evaluasi Program Besar

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ijtima' Ulama Indonesia yang diselenggarakan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merekomendasikan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program-program besar pemerintah Prabowo-Gibran.

Mulanya, Sekretaris Dewan Syura PKB Saifullah Ma'shum memaparkan empat isu strategis yang disampaikan ulama dalam forum tersebut.

Salah satunya, Ijtima' Ulama memandang bahwa kebijakan ekonomi presiden dinilai sudah sesuai dengan konstitusi, yaitu untuk pemberdayaan masyarakat.

Hanya saja, ulama mengkritisi bahwa pada implementasinya masih ada persoalan tata kelola kesiapan SDM yang belum disiapkan dengan sesungguhnya, sehingga masih terjadi ketidaksesuaian dengan apa yang direncanakan oleh Presiden.

Baca juga: Sejumlah Ketum Parpol Hadir Harlah Ke-28 PKB di JCC, Duduk Sejajar Prabowo

"Oleh karena itu, Ijtima menyampaikan bahwa harus dievaluasi, harus menerima, dilakukan kontrol setiap saat karena ini program besar, program yang mengalokasikan anggaran besar dan punya efek sosial ekonomi yang sangat besar," kata Saifullah, di Jakarta, Kamis (23/7/2026)

Para ulama menilai, perlu adanya pengawasan ketat dan ruang partisipasi publik agar implementasi kebijakan ekonomi nasional berjalan sesuai amanat konstitusi.

"Harus dibuka ruang seluas-luasnya untuk partisipasi publik, evaluasi, monitoring, dan pengawasan," ujar dia.

Selain masalah evaluasi kebijakan ekonomi dan program besar, Saifullah Ma'shum menjelaskan bahwa Ijtima Ulama membahas tiga isu mendasar lainnya, yakni dinamika kehidupan berbangsa, persoalan diskriminasi anggaran pendidikan untuk pesantren, serta rencana Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang.

Baca juga: Prabowo Berkemeja Putih dan Gibran Berbatik Hadiri Harlah Ke-28 PKB

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Mengenai keterlibatan para ulama dalam forum politik ini, Saifullah menegaskan bahwa PKB konsisten untuk tidak berjalan sendiri dalam mengambil keputusan strategis nasional.

"Ini adalah kali yang ketiga mungkin ya, dalam satu, dua tahun ini PKB selalu menghadirkan para ulama dari seluruh Nusantara. Yang menjadi isyarat bahwa PKB ingin selalu bersama kiai, ulama untuk mengambil kebijakan politik dalam skala nasional," ungkap dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Musnahkan 325 Kg Sabu dari Kasus Narkoba Jaringan Tailan-Aceh
• 7 jam laludetik.com
thumb
Tangis 2 Perwira Remaja Peraih Adhi Makayasa 2026 Pecah Usai Dilantik Prabowo
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Ketua DPP PDIP: MBG itu Warisan Jokowi, Sekarang Benci Prabowo Tapi Memuja Jokowi-Gibran, Kedunguan Kalian Tak Tertolong
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pertamina Gelar P3DN Summit 2026, Perkuat Industri Nasional Menuju Daya Saing Global
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Jangan Anggap Sepele, Ini Dampak KDRT pada Jiwa Anak
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.