Duduk Perkara Cekcok Sopir Alphard di Bundaran HI versi Satpam

liputan6.com
11 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Petugas keamanan (satpam) yang terlibat cekcok dengan pengemudi Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, akhirnya buka suara. Vicol, begitu dia dipanggil, menjelaskan kronologi kejadian dari versinya via rekaman video.

Menurutnya, peristiwa bermula ketika dia sedang berjaga di penyeberangan saat lampu lalu lintas berganti merah untuk kendaraan dan memberi kesempatan pejalan kaki menyeberang.

Advertisement

BACA JUGA: Dugaan Pelat Nomor Palsu Alphard Viral di Bundaran HI Diselidiki

“Pada awal kejadian kami lagi menunggu lampu merah di Bundaran HI. Setelah lampu merah tiba, giliran pejalan kaki yang lewat. Pada saat itu juga ada salah satu mobil yang menerobos lampu merah tersebut,” ujarnya seperti dikutip dalam rekaman video yang beredar, Kamis (23/7/2026).

Karena kesal, dia mengaku memukul kaca mobil sambil meneriakkan agar pengemudi berhenti.

“Karena saya kesal, saya pukul kaca mobilnya. Saya teriak, ‘Woi, lampu merah!'” katanya.

Dia mengaku kemudian menghampiri mobil yang bergerak perlahan dan kembali menegur pengemudi.

“‘Woi Pak, lampu merah. Saya cuma menyelamatkan nyawa orang lain.’ Terus dia tidak buka kaca mobilnya,” ujarnya.

Menurut pengakuannya, tiga orang kemudian keluar dari mobil, termasuk sopir, lalu terjadi aksi saling dorong.

“Yang dua orang di sebelah kiri keluar, mereka keluar bertiga. Dan sopirnya juga keluar. Mereka dorong-dorong saya,” katanya.

Untuk menghindari keributan di tengah jalan, dia mengaku mengajak seluruh pihak menuju Pos Polisi Thamrin agar persoalan diselesaikan di hadapan petugas.

“Karena saya lihat di belakang saya banyak kendaraan, saya inisiatif membawa atau menyelesaikan masalah tersebut di Pos Polisi,” ucapnya.

Dia mengklaim sepanjang perjalanan menuju pos polisi masih terjadi aksi saling dorong. Sesampainya di lokasi, dia mengetuk pintu pos polisi sebelum akhirnya Kepala Pospol datang.

Di dalam pos polisi, satpam tersebut mengaku sempat menjelaskan kronologi kejadian. Menurut dia, Kepala Pospol kemudian menegur tindakannya karena memukul kaca mobil.

“‘Kamu salah, kamu tidak ada hak untuk memukul kaca mobil,’” kata Vicol menirukan ucapan Kepala Pospol.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Makassar Wajibkan BPJS Ketenagakerjaan di Seluruh Proyek APBD
• 11 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Aksa Mahmud Ambil Alih Fajar Indonesia Corporindo, Kuasai Mayoritas Saham
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Empat DPO Penyerang Polisi di Katingan Kalteng Terus Diburu
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
5 Berita Populer: Amanda Manopo soal Penggelapan Dana; Abdel Ikhlaskan Temon
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Mengenal Teknologi RISE Milik Mitsubishi, Ini Cara Kerjanya Saat Terjadi Benturan
• 17 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.