Grid.ID - Kronologi kecelakaan mobil terjun ke jurang di Madiun. Insiden ini menyebabkan 2 orang tewas dan 5 lainnya luka-luka.
Kecelakaan tunggal menimpa sebuah minibus Toyota Avanza pada Rabu (22/7/2026). Kendaraan tersebut terjun ke jurang sedalam 25 meter di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.
Akibat dari peristiwa tersebut, dua penumpang tewas dan lima orang lainnya mengalami luka-luka. Lantas bagaimana kronologinya?
Kronologi
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Andika Cahyono menjelaskan jika kecelakaan tersebut bermula saat Toyota Avanza yang dikemudikan Yatim (60) melaju dari arah timur menuju barat.
Mobil itu melaju membawa enam orang penumpang. Sesampainya di lokasi yang merupakan jalan menurun dan menikung tajam, kendaraan diduga hilang kendali hingga keluar dari badan jalan.
"Lokasi kejadian merupakan jalan desa dengan kondisi turunan dan tikungan tajam. Saat kejadian arus lalu lintas sepi, cuaca cerah, namun penerangan jalan minim dan tidak terdapat rambu petunjuk," ujar Ipda Andika, dikutip dari Tribun Jatim.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan juga mengakibatkan kerusakan parah pada mobil. Dugaan penyebabnya adalah karena pengemudi kurang berkonsentrasi dan tidak menguasai medan yang curam.
"Dari hasil analisa sementara, penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi kurang konsentrasi saat berkendara," jelas Andika.
Dua korban meninggal yakni seorang sopir dan penumpang. Sementara lima korban luka-luka sudah dilarikan ke RSUD Dolopo untuk mendapatkan perawatan.
Diketahui, proses evakuasi berlangsung sulit lantaran posisi kendaraan berada di dasar jurang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum mengalami kecelakaan, rombongan tersebut baru saja menghadiri takziah.
Sementara kendaraan berhasil diangkat menggunakan mobil derek sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat dari kecelakaan itu, bagian depan mobil ringsek parah dan kerugiaan materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Ketua RT setempat, Kuntoro menyatakan jika lokasi kecelakaan dikenal rawan karena memiliki tikungan yang sangat tajam. Sementara di sisi jalan hanya ada pembatas sederhana berupa susunan ban bekas.
"Jalannya memang tikungannya terlalu tajam. Dan di sini memang sering terjadi kecelakaan. Sekitar dua sampai tiga bulan lalu juga ada kecelakaan sepeda motor," ungkap Kuntoro, dikutip dari Kompas.com.
Kronologi kecelakaan mobil terjun ke jurang di Madiun menyebabkan 2 orang tewas dan 5 lainnya luka-luka. Penyebabnya diduga karena pengemudi kurang berkonsentrasi dan medan yang sulit membuat kendaraan hilang kendali. (*)
Artikel Asli




