Kronologi Kontak Tembak TNI dengan OPM saat Evakuasi Jasad 3 Warga Sipil di Yahukimo

rctiplus.com
7 jam lalu
Cover Berita
Kronologi Kontak Tembak TNI dengan OPM saat Evakuasi Jasad 3 Warga Sipil di YahukimoNasional | inews | Kamis, 23 Juli 2026 - 21:13Dengarkan Berita

TIMIKA, iNews.id – Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema, Mayor Jenderal TNI Yudha Airlangga, memimpin langsung operasi evakuasi jenzah tiga warga yang menjadi korban pembunuhan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Dalam proses evakuasi yang berlangsung menegangkan tersebut, prajurit TNI sempat terlibat kontak tembak sengit dengan kelompok bersenjata OPM di tengah medan hutan yang ekstrem. 

Ketiga korban pembunuhan OPM tersebut terdiri atas pasangan suami istri, Yentinus Kogoya alias Kumis Kogoya dan Pam Wendakwe, serta seorang perempuan dari Suku Unaukam yang identitas resminya masih dalam proses identifikasi. 

Mayjen TNI Yudha Airlangga mengungkapkan, lokasi penemuan jenazah berjarak sekitar 65 kilometer dari pusat Kabupaten Yahukimo dengan akses medan yang sangat sulit dan hanya bisa ditempuh melalui jalur darat yang ekstrem.

“Saat Satgas Habema melakukan penyisiran jejak darah dan menemukan lokasi korban, OPM melancarkan tembakan susulan sekitar pukul 11.20 hingga 11.40 WIT,” kata dia, Kamis (23/7/2026). 

Baca Juga:PBNU Siapkan Ekosistem Inovasi Digital untuk Santri dan Nahdliyin

Usai dievakuasi, kata dia, jenazah ketiga korban dibawa ke RSUD Dekai pukul 14.30 WIT untuk proses visum dan disaksikan Bupati Yahukimo Didimus Yahuli. 

"Kondisi para korban saat ditemukan sangat memprihatinkan dan tidak manusiawi. Kami tegaskan, mereka adalah warga sipil, bukan intelijen. Keselamatan dan keamanan masyarakat Papua tetap menjadi prioritas utama kami," lanjutnya.

Mayjen TNI Yudha Airlangga secara tegas membantah narasi dan klaim propaganda OPM yang menuduh bahwa ketiga korban merupakan bagian dari jaringan intelijen TNI. Pihaknya memastikan ketiga korban murni masyarakat sipil.

"Kami menemukan jejak darah terlebih dahulu, kemudian melakukan penelusuran hingga menemukan para korban. Mereka (OPM) sudah menunggu kedatangan kami dan melepaskan tembakan. Namun situasi dapat kami antisipasi sehingga proses evakuasi tetap berhasil dilaksanakan," kata Mayjen TNI Yudha Airlangga.

Baca Juga:Pelaku Penyiksaan Sadis Perempuan di Bandung Tertangkap, DPR: Harus Dihukum Setimpal!

Pasca-evakuasi, TNI memperketat pengamanan di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi gangguan keamanan susulan dari kelompok bersenjata OPM, sementara proses identifikasi akhir korban terus berkoordinasi dengan pihak RSUD Dekai dan Pemkab Yahukimo.

#papua

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pejabat Fatah kecam Dewan Perdamaian yang dipimpin AS
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Terungkap! Dana Penerbitan Panda Bond Bakal Digunakan untuk Tambel Defisit Negara
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BEI Soroti Kenaikan Uang Muka Operasional Champ Resto (ENAK), Ini Penjelasan Manajemen 
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa Kembali Ditemukan
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Minta Kampus Perkuat Riset Energi, Fokus B50 dan B60 hingga Etanol
• 8 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.