Gaji Sering Telat hingga Terancam Kekerasan, PMI Bakal Punya Aplikasi Tombol Darurat

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Kabar baik bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dalam waktu tiga bulan ke depan, mereka bakal memiliki aplikasi khusus yang dilengkapi tombol darurat (SOS Button) untuk membantu menangani berbagai persoalan, mulai dari keterlambatan gaji, tindak kekerasan, hingga masalah hukum di negara penempatan.

Aplikasi bernama Pejuang Merah Putih SuperApps itu diklaim menghadirkan ekosistem layanan terintegrasi yang menghubungkan PMI dengan kedutaan, instansi terkait, hingga bantuan hukum agar penanganan kasus dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

BACA JUGA:Kisah Pilu Ai Juariah, PMI Asal Cianjur Korban Penganiayaan di Libya Akhirnya Berhasil Dipulangkan

Aplikasi ini dirancang untuk memberikan perlindungan dan kemudahan bagi PMI melalui ekosistem layanan yang terintegrasi.

Menurut CEO PT Malaysia Indonesia Sukses Solusi, Ivan Raoul Benedict, aplikasi Pejuang Merah Putih SuperApps untuk mejawab masalah yang dihadapi para pekerja migran.

"Sebagai contoh, permasalahan itu seperti keterlambatan pembayaran gaji, tindak kekerasan, hingga persoalan hukum di negara penempatan," kata Ivan di Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.

Ia menjelaskan, aplikasi ini menghadirkan ekosistem yang sehat menyangkut eksistensi PMI.

"Sehingga sumber daya manusia Indonesia siap bersaing di kancah internasional," ucap Ivan.

BACA JUGA:Tiap Kantong Darah Bisa Selamatkan 3 Pasien, Hampir 100 Kantong Terkumpul untuk PMI Bekasi

Nantinya, kata dia, akan aplikasi ini bekerja akan memiliki law office atau kantor hukum di berbagai negara. 

"Karena seperti kita ketahui bersama, banyak sekali kasus keterlambatan penggajian PMI, termasuk tindak kekerasan terhadap tenaga kerja wanita asal Indonesia," ujar Ivan.

Aplikasi ini bisa diakses oleh PMI baik berstatus prosedural maupun nonprosedural. Hal itu dilakukan agar mudah dalam proses pendaftaran melalui Hp mereka.

Sebab, masih banyak pekerja migran asal Indonesia yang belum terdata resmi.

"Sekarang hampir semua orang memiliki telepon genggam, silakan unduh aplikasinya," tutur dia.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dirut Agrinas soal Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T: Kalau Ramai, Nanti Saya Jelasin
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Hindari Tilang, Kenali 4 Tanda Ban Gundul Wajib Diganti
• 51 menit laluliputan6.com
thumb
Laurin Ulrich Disebut Masuk Radar Pembahasan dan Rumor Naturalisasi Timnas Indonesia
• 8 jam lalubola.com
thumb
Seleb Ramai-ramai Murka Kasus Dugaan Korupsi Pakan Satwa KBS Rp10,2 Miliar
• 13 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Perbedaan ASI Pagi dan ASI Malam, Benarkah ASI Malam Lebih Berlemak?
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.