Jakarta: PSIM Yogyakarta resmi mendatangkan pemain asing anyar kedua, Ondrej Rudzan, asal Republik Ceko. Kehadiran bek asal Republik Ceko ini diproyeksikan untuk memperkuat lini belakang Laskar Mataram pada musim kompetisi 2026/2027, menyusul perekrutan Adrian Purzycki asal Polandia sebelumnya.
Manajer Tim PSIM, Iksan Mahar, menuturkan bahwa pemain yang pernah membela Tim Nasional Ceko U-18 tersebut merupakan hasil rekomendasi langsung dari pelatih kepala Jean-Paul van Gastel. Menurut Iksan, gaya bermain Ondrej dinilai sangat cocok dengan skema taktik yang dirancang tim pelatih guna mengarungi ketatnya jadwal kompetisi musim ini.
“Kami percaya karakter permainannya sangat cocok dengan gaya bermain yang ingin dibangun tim pelatih untuk menghadapi panjangnya jadwal kompetisi musim ini.” ujar Iksan, melansir Antara, Jumat, 24 Juli 2026.
“Super League akan jadi pengalaman perdana Ondrej bermain di luar Eropa. Tentu, harapan kami di bisa cepat beradaptasi dengan iklim Indonesia dan atmosfer sepak bola nasional,” tambah dia.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel. ANTARA/Dian Hadiyatna.
Pemain yang mengawali karier profesional di akademi FK Mlada Boleslav ini mengungkapkan alasannya menerima tawaran kerja sama dengan Laskar Mataram. Ia mengaku tertantang untuk bermain di Asia Tenggara setelah beberapa musim merumput di Eropa, tepatnya di Liga Republik Ceko dan Liga Slovenia.
“Saya dan istri ingin mencoba sesuatu yang baru. Kami ingin melangkah keluar dari zona nyaman kami. Jadi, kami mencari suatu tantangan baru, dan PSIM memberikan tawaran kepada saya. Kami menyukai tawaran ini, jadi kami ingin mencobanya,” ungkap Ondrej.
Baca Juga :
PSIM Yogyakarta Rekrut Gelandang Asal Polandia Adrian Purzycki“Pertama-tama, saya ingin menunjukkan yang terbaik dari diri saya. Saya ingin bisa membawa hal-hal positif untuk tim dan klub kita. Target musim ini adalah menjadi lebih baik daripada musim lalu karena ini adalah musim kedua di liga utama,” kata pemain berusia 27 tahun itu.
Setelah mengikuti latihan perdana bersama tim PSIM Jogja pada Senin, 20 Juli, ia menyampaikan rasa kagum terhadap antusiasme suporter yang hadir menyaksikan langsung.
“Setelah latihan pertama, saya merasa takjub dengan atmosfer yang bisa diciptakan oleh para pendukung dan suporter kita. Jadi, saya akan sangat senang jika kita bisa melihat hal tersebut di setiap pertandingan kandang dan kita akan menang bersama,” kata dia.




