Prabowo kemudian menyinggung adanya praktik rasuah berupa penggelembungan harga dari setiap pembelian yang dilakukan lembaga Pemerintah.
IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk menyelamatkan anggaran negara yang bocor.
Dalam kesempatan ini, Prabowo kemudian menyinggung adanya praktik rasuah berupa penggelembungan harga dari setiap pembelian yang dilakukan lembaga Pemerintah.
"Saya mau tutup ini akal-akalan dari banyak pihak. Ya kita harus introspeksi. Kita sudah tahu, ibu-ibu, bapak-bapak, walaupun di daerah semua sudah tahu apa yang terjadi. Benar kan?" kata Prabowo dikutip Jumat (24/6/2026).
"Setiap pembelian dari lembaga pemerintah selama ini pasti harganya digelembungkan. Benar? Benar? Ibu-ibu tahu. Apa saja. Kadang-kadang digelembungkannya gila-gilaan," lanjutnya.
Prabowo menyebut kebocoran anggaran bisa mencapai Rp1.000 triliun. Kebocoran inilah, kata dia, yang sedang dilakukan pemerintahannya.
"Anggaran negara adalah USD270 miliar, Rp3.700 triliun kurang lebih. Jadi kalau 30 persen bocor, artinya lebih Rp1.000 triliun bocor. Ini sedang saya hentikan," katanya.
Prabowo menegaskan dalam beberapa bulan pertama pemerintahannya telah bisa menghemat Rp300 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Ini yang kita hemat dari beberapa bulan pertama pemerintah yang kita pimpin. Kita bisa hemat Rp300 triliun. Ini yang kita gunakan untuk MBG," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)





