Hadiri Seminar Kakao Internasional IICC Ke-9, Mendag Busan: Kolaborasi Perkuat Sektor Kakao Indonesia

kompas.com
17 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso atau Busan mengatakan, masa depan industri kakao Indonesia akan sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, petani, pelaku usaha, institusi keuangan, akademisi, hingga mitra internasional.

Menurutnya, kolaborasi tersebut juga akan memperkuat peran strategis sektor kakao Indonesia dalam perekonomian global sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah produk kakao nasional.

Hal tersebut disampaikan Busan saat menjadi pembicara kunci pada The 9th Indonesia International Cocoa Conference (IICC) di Yogyakarta, Kamis (23/7/2026).

"Kakao terus mendukung kelangsungan hidup ratusan ribu keluarga petani, menciptakan lapangan kerja melalui rantai nilai, dan memperkuat ekonomi perdesaan. Sebagai produk ekspor strategis Indonesia dengan potensi nilai tambah yang signifikan, masa depan kakao bergantung pada kolaborasi para pemangku kepentingan," ujar dia, dilansir dari laman resmi Kemendag, Jumat (24/7/2026). 

"Visi Indonesia jelas, yaitu menjadi hub global bagi produk kakao dan cokelat premium yang berkelanjutan serta bernilai tambah," sambung Busan.

Baca juga: Momen Gibran Tanam Bibit Pohon Kakao Bareng Mahasiswa di Manokwari Selatan

Dalam lima tahun terakhir, kinerja ekspor kakao Indonesia menunjukkan tren positif. Nilai ekspor kakao Indonesia pada 2025 mencapai 3,60 miliar dollar Amerika Serikat (AS), meningkat tiga kali lipat dibandingkan 2021 yang sebesar 1,2 miliar dollar AS.

Capaian tersebut mencerminkan tingginya permintaan global terhadap produk kakao Indonesia.

Selain itu, Indonesia telah diakui International Cocoa Organization (ICCO) sebagai penghasil kakao premium atau fine flavour cocoa.

Pengakuan tersebut dinilai semakin memperkuat posisi Indonesia di segmen pasar kakao premium dunia.

Untuk itu, Busan menilai pengembangan sektor kakao perlu didukung inovasi, perlindungan indikasi geografis, serta penerapan praktik produksi yang berkelanjutan (sustainable).

Baca juga: Ketum PKB Dukung Ekspor 1 Pintu SDA: Prabowo Jaga Kekayaan Alam, Ini Bukan Retorika

"Oleh karena itu, strategi ekspor Indonesia harus terus berfokus pada peningkatan nilai tambah, pemenuhan standar internasional, diversifikasi pasar ekspor, serta optimalisasi pemanfaatan berbagai perjanjian perdagangan internasional yang dimiliki Indonesia," katanya.

Dok. Kemendag Menteri Perdagangan Budi Santoso (Mendag Busan) menyampaikan paparan sebagai pembicara kunci pada The 9th Indonesia International Cocoa Conference (IICC) di Yogyakarta, Kamis (23/7/2026).

Terkait perjanjian perdagangan internasional, Indonesia saat ini telah mengimplementasikan 25 perjanjian dagang dengan negara mitra, sementara dua lainnya masih dalam proses ratifikasi.

Selain itu, terdapat 11 perjanjian dagang yang masih dalam tahap perundingan, termasuk Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang kini menunggu penandatanganan.

Indonesia juga terus mendorong negosiasi tarif resiprokal dengan AS melalui Indonesia–United States Agreement on Reciprocal Trade.

Busan optimistis kedua perjanjian tersebut akan semakin meningkatkan daya saing sekaligus memperluas akses pasar kakao Indonesia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Blusukan Gibran: Dengar Curhat Petani Gorontalo hingga Tanam Kakao di Papua


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Andre Buktikan Janji, Prabowo Kucurkan Triliunan untuk Jalan-Jembatan di Sumbar
• 6 jam laludetik.com
thumb
Kacau! Sudah Tak Bayar Jasa Kencan, Pria di Karawang Justru Berakhir Dibolgem Akibat Bawa Kabur HP PSK Viral
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Film “Sahabat Anak” Sambut Hari Anak Nasional, Heart Pictures Angkat Isu Hak dan Kebahagiaan Anak Indonesia
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Indonesia Beli 12 Jet Tempur Leonardo dari Italia, Ini Spesifikasinya
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Febrie Adriansyah Kembali Dipanggil Kejagung Hari Ini
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.