Pengakuan Satpam Usai Cekcok dengan Pengemudi Alphard di HI

liputan6.com
12 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kuasa hukum petugas keamanan (satpam) yang terlibat cekcok dengan pengemudi Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, mengungkapkan kliennya diduga mengalami intimidasi saat proses mediasi di Pos Polisi Thamrin.

Penasihat hukum satpam, Wiradarma Harefa, membenarkan dirinya mendampingi FH, petugas keamanan yang videonya viral di media sosial.

Advertisement

BACA JUGA: Cekcok Satpam dan Sopir Alphard, Polisi Selidiki Pengakuan Diminta Bersujud

“Iya betul,” kata Wiradarma kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).

Menurut Wiradarma, peristiwa bermula ketika lampu lalu lintas sudah hijau untuk pejalan kaki sehingga kendaraan berhenti. Namun, kata dia, Toyota Alphard tetap melaju hingga kliennya memberikan teguran.

“Saat lampu hijau untuk pejalan kaki, kendaraan berhenti, namun ada mobil Alphard jalan terus, dan petugasnya negur bilang kalau sudah merah. Lalu kendaraan berhenti setelah lampu merah dan terjadilah cekcok,” ujarnya.

Wiradarma mengatakan, setelah kendaraan berhenti, tiga orang turun dari Toyota Alphard dan terlibat perdebatan dengan FH. Selanjutnya mereka menuju Pos Polisi Thamrin.

“Mereka mengaku sebagai anggota,” katanya.

Di dalam pos polisi, lanjut Wiradarma, kliennya sempat diminta melakukan push up. Namun, FH menolak karena baru menjalani operasi dan belum makan.

“Sebagai gantinya disuruh melakukan gerakan seperti mengayuh sepeda dengan posisi terlentang di lantai,” ujarnya.

Menurut dia, intimidasi terhadap kliennya terus berlanjut, di mana diancam dipecat dan berkara kasar.

“Dengan terus-menerus mengancam dan mengintimidasi, FH akhirnya minta maaf sampai sujud di hadapan mereka,” kata Wiradarma.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
John Cena Akui Lebih Mencintai Gulat daripada Akting, Ini Alasannya
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pengakuan Satpam Fiktor Soal Sujud ke Sopir Alphard
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Kejagung Pelajari 3 Perkara Febrie Adriansyah Selama Dua Pekan Sebelum Terbitkan Sprindik TPPU
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Nurul Arifin Dukung Putusan MK Soal Sisa Kuota Internet: Jangan Ada Akal-akalan
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
OpenAI Rilis ChatGPT Health di AS, Sehari Setelah Digugat Pendeta
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.