Perluasan Adopsi AI di UMKM Berpotensi Tingkatkan Nilai Tambah Triliunan Rupiah bagi PDB

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Kehadiran teknologi ini tidak hanya menggantikan peran yang ada, tetapi juga melahirkan berbagai jenis pekerjaan, produk, dan layanan baru.

Perluasan Adopsi AI di UMKM Berpotensi Tingkatkan Nilai Tambah Triliunan Rupiah bagi PDB. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diproyeksikan dapat memberikan dorongan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. 

Jika diadopsi secara meluas, AI berpotensi menyumbang nilai tambah hingga ratusan triliun rupiah bagi Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Baca Juga:
Wall Street Pekan Ini: Investor Fokus ke Kinerja Induk Google hingga Intel

Vice President Government Affairs & Public Policy, Centers of Excellence Google, Markham Erickson, mengungkapkan bahwa tingkat adopsi AI di kalangan pelaku usaha kecil di Indonesia saat ini masih terbilang rendah. 

Data menunjukkan bahwa baru sekitar 14,5 persen UMKM yang memanfaatkan teknologi AI dalam operasional bisnis mereka.

Baca Juga:
Kolaborasi Dukung Aktivitas Belajar hingga Produktivitas Digital, XLSmart Gandeng Google Gemini

Padahal, jika para pelaku UMKM mengadopsi dan mengintegrasikan AI ke dalam ekosistem usahanya, teknologi ini diperkirakan dapat menghasilkan nilai ekonomi tambahan sebesar Rp910 triliun. Nilai tersebut setara dengan hampir 4 persen dari total PDB Indonesia.

"Jika bisnis kecil mengadopsi AI, hal itu akan menghasilkan nilai tambah sebesar Rp910 triliun, yang mencakup hampir 4 persen dari PDB Indonesia," ujar Markham Erickson saat memberikan sambutan dalam acara digital Google di Jakarta, (23/7/2026).

Baca Juga:
Google Luncurkan Fitur Login dengan Video Biometrik, Begini Cara Kerjanya

Selain mendorong nilai tambah ekonomi, integrasi AI di sektor UMKM juga diproyeksikan bakal menciptakan sekitar 500.000 lapangan kerja baru di Tanah Air. 

Kehadiran teknologi ini tidak hanya menggantikan peran yang ada, tetapi juga melahirkan berbagai jenis pekerjaan, produk, dan layanan baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Lebih lanjut, Markham menyampaikan bahwa ekonomi digital Indonesia secara keseluruhan diproyeksikan terus tumbuh pesat dan berpotensi mencapai nilai USD340 miliar pada 2030, didorong oleh potensi populasi muda yang dinamis.

Guna menjembatani kesenjangan keterampilan digital tersebut, Google mencatat telah melatih lebih dari 380.000 pelajar, pengajar, pengembang, hingga pelaku usaha kecil di seluruh negeri dalam tiga tahun terakhir demi mempercepat transformasi ekonomi digital yang inklusif dan bertanggung jawab.


(Sheqilla Sukma)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
7 Ucapan Selamat Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 Tahun 2026, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
ADKASI Desak Revisi UU Pemda, Minta DPRD Tak Lagi Jadi “Stempel” Kepala Daerah
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Mobil Alphard Bupati Lombok Barat Disita KPK, Diduga Hasil Gratifikasi
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Aripat, Sule Beri Ucapan Menyentuh: Nitip Adzam Ya
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Sudaryono Pastikan Tak Ada Lagi Sumbatan Komunikasi di Program MBG
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.