Pertamina Bawa Produk UMKM Terbang Tinggi, Naik Kelas Bersama Pelita Air

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menghasilkan produk berkualitas adalah bagian dari perjalanan membangun usaha. Tantangan berikutnya adalah bagaimana memperkenalkan merek dan produknya, mengakses pasar dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Menjawab tantangan itu, melalui program PAS Sky Shop, PT Pertamina (Persero) dan PT Pelita Air Service (Pelita Air) berkolaborasi menghadirkan program layanan pengalaman belanja di atas pesawat yang memberikan ruang bagi UMKM binaan memperkenalkan dan memasarkan produk-produk unggulannya kepada ribuan penumpang Pelita Air di ketinggian lebih dari 35.000 kaki.


Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita bersama Direktur Utama PT Pelita Air Service, Faik Fahmi, memberikan souvenir produk mitra binaan kepada para penumpang Pelita Air saat acara Grand Launching PAS Sky Shop Lokal Terbang Tinggi “Terbang Bersama Pelita Air dan Dukung Lokal Berdaya” yang diselenggarakan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok. Istimewa)

Melalui PAS Sky Shop, masyarakat kini dapat menemukan dan membeli beragam produk lokal pilihan, hasil karya UMKM yang telah dikurasi saat terbang bersama Pelita Air.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, mengatakan Usaha Mikro-Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang penting dalam perekonomian Indonesia, mereka menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi kerakyatan dan telah terbukti mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen penuh untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan UMKM sebagai salah satu implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan serta mendukung pencapaian Asta Cita Presiden, khusus nya poin ke-3 terkait Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas dan Pengembangan Kewirausahaan,” ujar Arya sesaat setelah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Pertamina (Persero) dan PT Pelita Air Service, di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangeran Banten, Kamis, 23 Juli 2026.


Ibu Komang Yatik, owner dan founder Bali Ayu Nature dengan produk unggulan Body Care dan Home Care khas Bali yang berbahan dasar olahan kelapa. Ada 3 varian produk yang tersedia di PAS Sky Shop : Body Butter Green Tea, Body Lotion Relaxation dan Body Mist Sissy. (Dok. Istimewa)

Arya menambahkan, kolaborasi Pertamina Grup merupakan bentuk komitmen untuk memberikan ekosistem yang dapat mendukung UMKM untuk dapat terlibat dalam proses bisnis korporasi sehingga mendukung tercapainya program pemerintah dalam penciptaan lapangan kerja berkualitas dengan mendorong pertumbuhan industri kreatif dan melanjutkan pembangunan infrastruktur.

“Pertamina berharap dapat membantu para pengusaha lokal untuk semakin berdaya saing dan tumbuh berkembang secara berkelanjutan menjadi enterpreneur yang tangguh, mandiri dan kreatif,” tambahnya.

Ibu Heni Sulistyorini, owner dan founder Adabina Scarves, brand Fashion Muslimah dari Bogor. Adabina Scarves mengembangkan 3 produk dengan motif spesial yang hanya bisa didapatkan di PAS Sky Shop : Premium Hijab Cakra Puspa dan Kawung Arum, serta Mukenah Travel Kawung Nirmala. (Dok. Istimewa)

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Pelita Air Service, Faik Fahmi, menyatakan bahwa inisiatif ini lahir atas kecintaan yang nyata terhadap produk asli Indonesia. Menurutnya, sinergi Pelita Air dan Pertamina dalam menghubungkan pembinaan UMKM dengan akses pasar, membuat pertumbuhan bisnis dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi nasional. 

"Kecintaan kepada Indonesia harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat berkelanjutan. Kami meyakini bahwa Pelita Air adalah saluran pemasaran yang tepat bagi UMKM binaan Pertamina untuk dapat dikenal lebih jauh oleh masyarakat. Kami percaya, ketika layanan penerbangan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membuka ruang bagi UMKM untuk terus berkembang, maka disitulah konektivitas tak sekadar menghubungkan wilayah, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian negeri," jelas Faik.


Baca Juga :

Integrated Terminal Kertapati, Kunci Distribusi Energi Multimoda di Sumatra Selatan

Salah satu UMKM yang bergabung dalam PAS Sky Shop adalah Bali Ayu Nature, produsen produk perawatan tubuh asal Bali. Founder Bali Ayu Nature, Komang Yatik, mengaku bangga karena produknya kini dapat dipasarkan kepada penumpang Pelita Air.

"Saya sangat bangga mendapat kesempatan ikut dalam program ini. Produk kami sekarang bisa terbang lebih tinggi bersama Pelita Air. Semoga ke depan tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga hingga pasar internasional," ungkapnya.


Ibu Rosylawati, owner dan founder Uwais Craft dengan produk unggulan fashion craft berbahan dasar kain tenun endek khas Bali yang dikreasikan menjadi beragam produk fashion cantik dan modern. Ada 2 produk Uwais Craft di PAS Sky Shop, yaitu : Uwaisgen Foldable Tote Bag dan Uwaisgen Cano Bag (pouch). (Dok. Istimewa)

Komang menambahkan, sejak menjadi UMKM binaan Pertamina, usahanya memperoleh berbagai pendampingan, mulai dari pelatihan, promosi, pameran hingga business matching yang mempertemukannya langsung dengan calon pembeli.

"Perkembangan usaha kami sangat terasa. Selain bisnis semakin maju, kami juga bisa membuka lapangan pekerjaan. Saat ini sekitar 90 persen tenaga kerja kami adalah ibu rumah tangga, sehingga program ini juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar," katanya.


Baca Juga :

Gelar P3DN Summit 2026, Pertamina Perkuat Industri Nasional Menuju Daya Saing Global

Pelaku UMKM lainnya, Rosilawati, pendiri Uwaisgen asal Klungkung, Bali, juga merasakan manfaat serupa. Melalui PAS Sky Shop, produk tas berbahan kain tenun tradisional Bali buatannya kini tersedia di dalam penerbangan Pelita Air.

"Bangga sekali karena karya kami bisa diapresiasi dan dibawa terbang ke berbagai daerah. Program ini juga berdampak pada para pengrajin tenun tradisional yang sebagian besar adalah perempuan, sekaligus membuka lapangan kerja baru," ujarnya.

Sementara itu, founder Adabina Scarves, Heni Danasworo, menghadirkan koleksi hijab dan mukena eksklusif yang hanya dapat diperoleh di dalam penerbangan Pelita Air. Produk tersebut dirancang khusus dengan mengusung tema Nusantara melalui motif batik bernuansa lembut.

"Saya benar-benar tidak menyangka produk kami bisa lolos kurasi dan dijual di dalam pesawat. Kami mendesain khusus hanya untuk Pelita Air, sehingga pelanggan tidak bisa mendapatkannya di toko online maupun offline kami. Semoga produk ini diterima dengan baik oleh para penumpang dan semakin meningkatkan penjualan UMKM lokal," tutup Heni.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nicolas Otamendi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Usai Piala Dunia 2026
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bertemu Airlangga, Kadin Indonesia Bahas Upaya Pacu Ekspor dan Investasi
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
WRI Nilai Elektrifikasi Angkutan Barang Penting untuk Swasembada Energi
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Siap-siap, Pengendara Parkir Liar di Bogor Bakal Kena Denda Rp 600.000
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Pemerintah Perkuat Tata Kelola Dana Otsus Lewat Prinsip 5T
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.