DPR Pertanyakan Urgensi Pembentukan URI

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani mengaku belum ada pembahasan lembaga baru buatan pemerintah yakni Universitas Republik Indonesia (URI).

"Saat ini kami masih menunggu keterangan dari pemerintah, mungkin pada saat Raker dengan Kemendiktisaintek masa sidang depan, agar kebijakan ini tidak menimbulkan pertanyaan dan polemik di masyarakat," kata dia pada wartawan, Jumat (24/7/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Finalisasi Perpres Ojol, Aplikator Nakal Disorot

Menurut Lau, Komisi X DPR masih menunggu penjelasan resmi dari pihak pemerintah terkait pembentukan URI. 

"Komisi X DPR RI hingga kini belum pernah membahas pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI), baik dalam rapat maupun agenda resmi. Kami belum menerima penjelasan formal mengenai dasar hukum, tugas, fungsi, maupun anggarannya," ungkap dia.

Politikus PKB itu mengingatkan, pemerintah perlu menunjukkan pentingnya pembangunan URI. Mengingat saat ini sudah banyak PTN dan lembaga kedinasan untuk membentuk pemimpin. 

"Menurut kami, pemerintah wajib membuktikan nilai tambah URI di tengah banyaknya PTN dan lembaga kedinasan yang sudah mencetak pemimpin, serta menjamin tidak ada duplikasi peran," jelas dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Amerika Tiba-Tiba Kurangi Jumlah Tentara AS yang Tewas di Perang Iran
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Sesuai Skenario? Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Jokowi Akhirnya Ikut Selamat
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
AS dan Arab Saudi Akan Menandatangani Perjanjian Nuklir 30 Tahun untuk Mengembangkan Energi Nuklir Sipil
• 2 jam laluerabaru.net
thumb
Menko Polkam minta aparat dan masyarakat bersatu berantas narkotika
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
4 Poin Ijtima Ulama PKB: Soroti Stigma Pesantren hingga Tata Kelola SDM
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.