Bernardo Tavares Jadikan Piala Presiden untuk Bangun Pondasi Tim Persebaya

suarasurabaya.net
8 jam lalu
Cover Berita

Bernardo Tavares Pelatih Persebaya menjadikan turnamen pramusim Piala Presiden 2026 sebagai momentum untuk membangun pondasi tim sebelum mengarungi kompetisi resmi musim 2026/2027.

“Piala Presiden kami manfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi. Tentu kami ingin memenangkan setiap pertandingan, tetapi kami juga harus realistis melihat kondisi tim yang masih dalam proses pembentukan. Banyak pemain belum mencapai kondisi ideal, sehingga kami membutuhkan waktu untuk menyempurnakan semuanya,” katanya, Jumat (24/7/2026).

Tavares mengatakan, padatnya jadwal pertandingan membuat tim pelatih harus cermat mengelola kondisi fisik pemain. Persebaya dijadwalkan memainkan tiga pertandingan dalam waktu singkat, sehingga rotasi menjadi bagian penting dari strategi tim selama turnamen berlangsung.

“Dengan aturan delapan pergantian pemain, besar kemungkinan kami akan memanfaatkannya. Kondisi fisik pemain saat ini memang belum sesuai dengan yang kami inginkan, sehingga rotasi menjadi hal yang penting selama turnamen,” ujarnya.

Rotasi itu, kata dia, juga menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat secara langsung kemampuan seluruh pemain dalam atmosfer pertandingan. Terlebih, beberapa rekrutan anyar baru pertama kali merasakan atmosfer sepak bola Indonesia sehingga masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

Ia memastikan, kesempatan bermain akan ia berikan kepada siapa pun yang menunjukkan kualitas terbaik tanpa memandang usia. Hal itu ia tunjukkan saat memberi kesempatan pada Dava Yunna untuk tampil pertama kalinya bersama tim utama saat menghadapi PSIS Semarang di 99th Anniversary Game.

“Usia bukan faktor utama bagi saya. Saya bisa memainkan pemain berusia 35 tahun jika memang layak, begitu juga pemain berusia 16 atau 17 tahun. Dava mendapat kesempatan berlatih bersama tim utama karena menunjukkan performa yang baik selama latihan. Itulah alasan dia diberi kesempatan bermain,” tegasnya

Ia menilai, pertandingan dalam turnamen akan memberikan gambaran yang jauh lebih lengkap dibandingkan sesi latihan, sehingga ia bisa melihat bagaimana para pemain membangun komunikasi, memahami peran masing-masing, hingga beradaptasi dengan ritme dan tekanan pertandingan.

“Kami ingin melihat kemampuan seluruh pemain. Ada beberapa pemain yang baru pertama kali tampil di Indonesia sehingga mereka membutuhkan waktu untuk membangun chemistry dengan rekan-rekannya. Itu menjadi bagian penting dari proses yang sedang kami jalani,” tuturnya.

Seperti diketahui, Persebaya dalam Piala Presiden tergabung di Grup B bersama Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Portf FC klub asal Thailand.(ris/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bek Asal Barcelona Terkesima Lihat Kualitas Timnas Indonesia, Yakin Garuda Bisa Kalahkan Kamboja di Pembuka Piala AFF 2026
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Warga Bekasi Bakal Punya Stasiun Ekstensi, Apa Fungsinya?
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kios Tutup Satu per Satu, Pedagang Plaza Balikpapan Beralih Berjualan Online
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Nicolas Otamendi Nyatakan Gantung Sepatu di Timnas Argentina
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Marak Begal, Kapolda Jabar Persilakan Warga Hubungi Polisi Bila Pulang Malam
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.