Resmi jadi Pelatih Timnas Jerman, Klopp Berpotensi Jalani Debut Lawan Arne Slot

medcom.id
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Jurgen Klopp dipastikan memulai petualangan barunya sebagai pelatih kepala Timnas Jerman pada jeda internasional akhir September 2026. Laga debut eks manajer Liverpool itu berpotensi langsung menyajikan duel sarat gengsi karena Die Mannschaft akan menghadapi Belanda di ajang UEFA Nations League.
 
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada 24 September 2026 itu bisa menjadi reuni menarik bagi Klopp. Pasalnya, di sisi lain Belanda berpotensi ditangani oleh mantan pelatih Liverpool lainnya, Arne Slot, yang kini santer dikabarkan menjadi kandidat kuat pengganti Ronald Koeman.
 
Jika Slot resmi ditunjuk sebelum jeda internasional, duel Jerman kontra Belanda akan menjadi pertemuan pertama dua mantan pelatih Liverpool sebagai pelatih tim nasional.
  Klopp Resmi Gantikan Julian Nagelsmann
Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) telah menunjuk Jurgen Klopp sebagai pelatih kepala baru untuk menggantikan Julian Nagelsmann yang mengundurkan diri usai kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026. Pengumuman resmi Klopp sebagai pelatih Timnas Jerman diinformasikan pada Jumat (24/7) pagi waktu setempat.

Klopp mengakhiri masa jedanya dari dunia kepelatihan setelah sebelumnya menjabat sebagai Head of Global Soccer Red Bull sejak Januari 2025.
 
Pelatih berusia 59 tahun itu akan membawa sejumlah orang kepercayaannya ke tim nasional Jerman, di antaranya mantan asisten Liverpool Pep Lijnders, analis taktik Peter Krawietz, serta mantan bek Borussia Dortmund dan Timnas Jerman, Sven Bender.
 
Sementara itu, mantan kapten Timnas Jerman Per Mertesacker dipercaya mengemban jabatan direktur olahraga menggantikan Andreas Rettig.
  Klopp Ingin Satukan Jerman Lewat Sepak Bola
Dalam pernyataan perdananya sebagai pelatih Timnas Jerman, Klopp menegaskan bahwa membangun kembali kebersamaan menjadi salah satu target utamanya.
 
"Tim nasional bisa menyatukan masyarakat Jerman seperti hampir tidak ada hal lainnya," kata Klopp seperti dikutip dari Sport Bible.
 
Ia juga menekankan pentingnya membangun tim yang memiliki semangat juang tinggi dan mampu membuat masyarakat kembali bangga mendukung Die Mannschaft.
 
"Saya menantikan tugas istimewa ini dengan penuh kerendahan hati dan kesabaran. Kami ingin membangun tim yang berjuang satu sama lain, menikmati sepak bola, dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat," imbuhnya.
  Jadwal Padat Menanti Klopp
Klopp langsung dihadapkan dengan jadwal padat pada jeda internasional September-Oktober mendatang. Sebab, Jerman dijadwalkan memainkan empat pertandingan dalam waktu kurang dari dua pekan.
 
Setelah menghadapi Belanda pada 24 September di UEFA Nations League, Jerman akan melawan Yunani pada 27 September di Augsburg, kemudian menghadapi Serbia pada 1 Oktober, sebelum kembali bertemu Yunani pada 4 Oktober.
 
Rangkaian pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan pertama bagi Klopp untuk membangun fondasi permainan dan mulai menerapkan filosofi sepak bolanya bersama Die Mannschaft.
  Klopp Pasang Target Tinggi
Klopp juga menegaskan dirinya siap menerima kritik selama menangani Timnas Jerman. Namun, ia mengaku tidak akan mempertahankan jabatan apabila federasi sudah tidak lagi mempercayainya.
 
"Pada hari ketika kalian tidak menginginkan saya lagi, saya akan pergi tanpa meminta kompensasi. Kritiklah saya jika memang ada yang tidak berjalan baik. Saya akan bekerja untuk memperbaikinya," ujar Klopp
 
Ia menambahkan bahwa melatih Timnas Jerman merupakan puncak karier yang ingin dicapainya. "Setelah tim nasional, tidak ada lagi karier berikutnya bagi Juergen Klopp. Idealnya, ini adalah puncak karier saya," lanjut Klopp.
  DFB: Klopp Pilihan Utama
Presiden DFB, Bernd Neuendorf, menegaskan bahwa Klopp merupakan pilihan utama federasi sejak Julian Nagelsmann memutuskan mundur. Menurutnya, Klopp memiliki karakter yang dibutuhkan untuk mengembalikan kejayaan Timnas Jerman.
 
"Jurgen Klopp adalah sosok yang mewakili semangat, kredibilitas, dan kemampuan menginspirasi. Setelah Julian Nagelsmann mundur, dia adalah pilihan kami tanpa keraguan," tutur Neuendorf 
 
Hal senada disampaikan Wakil Presiden DFB, Hans-Joachim Watzke, yang menyebut Klopp sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia.
 
"Dia membuat para pemain menjadi lebih baik. Dia juga sosok yang mampu menginspirasi, memimpin, dan menyatukan orang. Itulah yang dibutuhkan tim nasional Jerman saat ini," kata Watzke.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital: Kunci Menjalani Hidup yang Seimbang
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Tak Ada PHK di Telkom, Dasco Kawal Kesepakatan Tripartit
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Saatnya Main di Luar, Kualitas Udara Bandung dan Semarang Terbaik di RI Pagi Ini
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Menteri PKP Maruarar Temui Luhut, Bahas Program 3 Juta Rumah
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Kemerdekaan Palestina Tak Bisa Ditawar
• 15 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.