JAKARTA, DISWAY.ID-- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal merehabilitasi total bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan yang mengalami kerusakan berat.
Anggaran yang digelontorkan untuk merehab total bangunan sekolah yang dibiarkan mengalami kerusakan selama hampir 2 tahun tersebut sebesar RP48,1 miliar.
Hal ini dikatakan Pramono saat mengecek kerusakan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 pada Jumat, 24 Juli 2026.
BACA JUGA:Pramono Sebut Alphard yang Terobos Lampu Merah di HI Pakai Pelat Palsu: Harus Disanksi!
"Untuk di tempat ini (SDN Kebayoran Lama Selatan 09) anggarannya seperti yang saya sebutkan tadi Rp48,1 miliar," kata Pramono.
Pramono mengatakan, proses rehabilitasi akan dimulai pada bulan September 2026 dan ditargetkan rampung Juni 2027.
Biaya pembangunan kata Pramono bersumber dari dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan APBD yang akan dimasukan dalam APBD Perubahan.
"Dananya gabungan dari KLB dan juga APBD Perubahan," ujarnya.
Pramono menegaskan, proses perencanaan hingga pembangunan harus ditangani pihak yang memiliki kompetensi dan rekam jejak yang baik.
Kualitas konstruksi tidak boleh dikompromikan karena menyangkut keselamatan warga sekolah dan keberlanjutan layanan pendidikan.
BACA JUGA:Atasi Macet Horor di Jalan Cakung-Cilincing, Pramono Bakal Siapkan Parkir Kontainer Gratis
"Karena saya tidak mau pembangunan yang diupayakan tidak gampang ini kemudian misalnya tidak dikerjakan secara sungguh-sungguh," tegasnya.
Pemprov DKI Jakarta juga akan membentuk Tim Inventarisasi Kondisi Kerusakan Gedung Sekolah yang melibatkan perangkat daerah terkait.
Tim tersebut diberi waktu satu bulan untuk memeriksa kondisi seluruh gedung sekolah di Jakarta sekaligus memverifikasi status tanah dan bangunannya.
Hasil inventarisasi akan menjadi dasar penetapan prioritas penanganan, baik melalui rehabilitasi, pembangunan kembali, pembelian lahan, relokasi, maupun langkah penyelesaian lain sesuai dengan kondisi masing-masing sekolah.
- 1
- 2
- »





