Ada Warga Bantu Tangkap Remaja Bersajam, KDM Pastikan Beri Uang Sayembara

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Video warga di Jawa Barat membantu menangkap remaja diduga membawa senjata tajam berjenis katana beredar di media sosial. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) memastikan warga itu akan mendapatkan uang sayembara yang ia adakan sebelumnya.

Hal itu disampaikan Dedi melalui sebuah video yang diunggah di Instagramnya. Dalam video yang beredar, seorang warga memperlihatkan remaja yang telah diamankan sambil menyampaikan pesan kepada Gubernur Jawa Barat.

"Nih Pak Dedi nih. Sampah masyarakat tertangkap, Pak Dedi, nih! Anak masih sekolah udah bawa samurai, Pak Dedi," ujar warga dalam video tersebut.

Dedi pun mengapresiasi tindakan warga yang memilih menyerahkan terduga pelaku kepada aparat kepolisian dibanding melakukan aksi main hakim sendiri.

"Terima kasih ya telah berpartisipasi untuk melakukan upaya pencegahan terjadinya kejahatan, sehingga terduga pelaku bisa diserahkan ke jajaran kepolisian," kata Dedi.

Ia mengatakan timnya akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan proses hukum terhadap terduga pelaku berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Selanjutnya nanti tim saya akan berkoordinasi dengan jajaran Kepolisian," ujarnya.

Dedi juga memastikan warga yang mengamankan terduga pelaku tidak perlu khawatir mengenai hadiah yang telah dijanjikan dalam program sayembara.

"Akang enggak usah khawatir, bonus atau imbalannya nanti pasti kami berikan. Hatur nuhun," ucapnya.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara dengan hadiah mulai Rp 5 juta hingga Rp 50 juta bagi warga yang berhasil membantu melumpuhkan pelaku kejahatan seperti begal, jambret, copet, maling, hingga perampok, serta menyerahkannya kepada aparat kepolisian dalam keadaan hidup.

Dedi juga menegaskan hadiah hanya akan diberikan apabila pelaku telah diproses sesuai hukum, termasuk memenuhi kualifikasi dan ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Selain itu, pelaku harus diserahkan tanpa menjadi korban aksi main hakim sendiri.

Sayembara tersebut, menurut Dedi, bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus mendorong warga menyerahkan pelaku kejahatan kepada aparat agar diproses sesuai ketentuan hukum.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Meski Tumbuh, Pembiayaan UMKM Kian Menjauh dari Panggang
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Riset Ungkap AI Berpotensi Tambah Nilai Ekonomi Indonesia hingga Rp910 Triliun
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Mobil Berhenti Mendadak, 4 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Terowongan Tol Pasar Rebo
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Purbaya Tak Tambah Subsidi BBM Meski Harga Minyak Naik: Kami Kendalikan Volume
• 49 menit lalukatadata.co.id
thumb
BKPM Perkuat Pengembangan Hilirisasi Nikel di Morowali
• 14 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.